Kolaborasi Perguruan Tinggi Dorong Pemanfaatan Kemiri di Desa Ropang Sumbawa
Selasa, 30 Desember 2025 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendukung proses tersebut, tim pelaksana menyerahkan sejumlah mesin produksi kepada kelompok mitra. Warga juga mendapatkan pendampingan dalam pengoperasian alat dan pengelolaan produksi.
“Cangkang kemiri yang dulu hanya terbuang sekarang bisa diolah menjadi briket yang bernilai ekonomi. Dengan adanya mesin-mesin ini, kami optimistis Desa Ropang bisa melakukan pengolahan sumber daya lokal menuju secara mandiri," ujar Ketua Kelompok Tani Ternak Desa Ropang, Nurhalis, dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2025).
Pengolahan minyak kemiri dinilai membuka ruang partisipasi bagi kelompok perempuan. Ketua PKK Desa Ropang, Nurmawan, mengatakan, “Selama ini kemiri hanya dijual dalam bentuk gelondongan dengan nilai jual yang terbatas. Dengan adanya mesin pengepres minyak kemiri, ibu-ibu PKK kini mengetahui bahwa kemiri ternyata bisa diolah secara sederhana menjadi minyak dengan kualitas lebih baik dan jumlah yang lebih banyak. Ini sangat potensial dikembangkan sebagai usaha bersama dan sumber tambahan pendapatan keluarga.”
Program Kosabangsa ini didukung Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemendiktisaintek 2025. Ke depan, program diharapkan mendorong terbentuknya unit usaha desa berbasis kemiri yang berkelanjutan.
“Cangkang kemiri yang dulu hanya terbuang sekarang bisa diolah menjadi briket yang bernilai ekonomi. Dengan adanya mesin-mesin ini, kami optimistis Desa Ropang bisa melakukan pengolahan sumber daya lokal menuju secara mandiri," ujar Ketua Kelompok Tani Ternak Desa Ropang, Nurhalis, dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2025).
Pengolahan minyak kemiri dinilai membuka ruang partisipasi bagi kelompok perempuan. Ketua PKK Desa Ropang, Nurmawan, mengatakan, “Selama ini kemiri hanya dijual dalam bentuk gelondongan dengan nilai jual yang terbatas. Dengan adanya mesin pengepres minyak kemiri, ibu-ibu PKK kini mengetahui bahwa kemiri ternyata bisa diolah secara sederhana menjadi minyak dengan kualitas lebih baik dan jumlah yang lebih banyak. Ini sangat potensial dikembangkan sebagai usaha bersama dan sumber tambahan pendapatan keluarga.”
Program Kosabangsa ini didukung Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemendiktisaintek 2025. Ke depan, program diharapkan mendorong terbentuknya unit usaha desa berbasis kemiri yang berkelanjutan.
(zik)
Lihat Juga :