Wow! APBD DKI Jakarta 2026 Ditetapkan Rp81,32 Triliun, Ini Rincian Alokasinya
Minggu, 28 Desember 2025 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi mengatakan, dari total anggaran, sebesar 43,06 persen akan dialokasikan untuk infrastruktur pelayanan publik.
Baca juga: Ingat! Ini 8 Titik Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
"Kalau sesuai aturan, minimal harus dialokasikan hanya 40%," katanya, dikutip Minggu (28/12/2025).
Baca juga: Ingat! Ini 8 Titik Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
"Kalau sesuai aturan, minimal harus dialokasikan hanya 40%," katanya, dikutip Minggu (28/12/2025).
Alokasi Anggaran Pemprov DKI Jakarta 2026:
1. Peningkatan infrastruktur Kota: Rp3,77 triliun
2. peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi berkelanjutan: Rp582 miliar
3. Peningkatan modal manusia yang berdaya saing: Rp17,58 triliun
4. Program penciptaan penghidupan masyarakat yang layak dan mandiri: Rp2,70 triliun
5. Transformasi tata kelola pemerintahan yang dinamis dan responsif: Rp2,36 triliun
6. Penciptaan mobilitas dan kawasan berorientasi transit: Rp7,82 triliun
7. Optimalisasi pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim: Rp6,27 triliun
8. Pekerjaan umum dan tata ruang
- Pengendalian banjir: Rp3,64 triliun
- Pengelolaan sampah: Rp1,38 triliun
- Pembangunan jembatan dan flyover: Rp289,72 miliar
9. Sektor perhubungan
- Subsidi Transjakarta: Rp3,75 triliun
- Subsidi Bus Sekolah: Rp105,38 miliar
- Subsidi MRT Jakarta: Rp536,70 miliar
- Subsidi LRT Jakarta sebesar Rp325,28 miliar
- Layanan angkutan kapal perairan: Rp100,19 miliar
10. Ketenagakerjaan
- Pelatihan keterampilan kerja kejuruan dan Mobile Training Unit (MTU): Rp63,44 miliar
- Pelatihan SIM A: Rp1,2 miliar
- Pembentukan tenaga kerja mandiri: Rp4,33 miliar
- Pelatihan peningkatan produktivitas: Rp1,25 miliar
11. Bidang pendidikan: Rp19,75 triliun
- Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sebesar Rp3,25 triliun
- Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sebesar Rp399 miliar
- Sekolah swasta gratis: Rp282,46 miliar
- Rehab sekolah dan fasilitas pendidikan: Rp126,12 miliar.
12. Kesehatan
- BPJS Kesehatan: Rp1,40 triliun
- pembangunan fasilitas kesehatan: Rp360,49 miliar
- penyediaan alat kesehatan: Rp165,16 miliar
- Pasukan Putih: Rp43,49 miliar.
13. Bantuan sosial
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ): Rp625,89 miliar
- Kartu Anak Jakarta (KAJ): Rp100,10 miliar
- Kartu Penyandang disabilitas Jakarta (KPDJ): Rp76,45 miliar.
14. Industri dan perdagangan
- Program penggunaan dan pemasaran produk dalam negeri: Rp13,34 miliar
- Program pemberdayaan UMKM: Rp17,59 miliar
- Program pembangunan dan perencanaan industri: Rp23,55 miliar.
15. Ranah komunikasi dan informatika
- Managed service CCTV: Rp185,29
- Sistem pengendalian banjir: Rp18,25 miliar.
(shf)
Lihat Juga :