5 Kader Maju di Pilkada 2020 Jabar, Waketum PKB Optimistis Menang
Rabu, 16 September 2020 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, cabup yang diusung PKB, Sholihin, mengatakan, Sholawat akan memberikan keberkahan dengan pemberdayaan desa dan menata kota. "Tempat-tempat publik yang yang menjadi hak publik harus disediakan untuk rakyat. Alun-alun akan saya bongkar. Satpol PP akan saya tarik untuk jaga pendopo, bukan alun-alun karena alun-alun akan kami ramaikan dengan ekonomi kreatif. Alun-alun menjadi sebuah harapan dan cita-cita rakyat tumbuh subur dalam rangka memberdayakan ekonomi kecil. Bukan seperti sekarang, alun-alun seperti kuburan," tutur Sholihin.
Dirinya juga bertekat memperbaiki Indramayu sebagai daerah yang lebih sejahtera. Sebab dari 27 kabupaten/kota di Jabar, Indramayu masuk sebagai daerah termiskin kedua di Jabar. "Kami berjuang dengan semangat. Kami berangkat dari desa, membangun ekonomi Indramayu yang lebih baik," tutur dia.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Sholawat Dedi Wahidi (Dewa) mengatakan, Sholawat adalah pasangan ideal karena kombinasi kader NU dan Muhammadiyah. Mantan Wakil Bupati Indramayu yang sekarang menjadi anggota DPR RI ini mengatakan, Indramayu bukan negara kerajaan sehingga kekuasaannya tidak boleh turun-menurun.
Pernyataan Dewa tersebut mengarah pada Daniel Mutaqien yang merupakan putra dari mantan bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin alias Yance. "Harus ada perubahan sekaligus pergantian (kepemimpinan) dari yang lama ke Sholihin-Ratnawati," ungkap Dedi.
Dedi menyataan, jika pasangan Sholawat ini menang, para guru ngaji, imam masjid, dan para penghafal Al quran akan diberikan tunjangan daerah seperti ketika dirinya menjadi wakil bupati. "Sholihin adalah jelmaan Dewa. Apa yang akan dilakukan Sholihin adalah jelmaan Dewa," ujar dia.
Dirinya juga bertekat memperbaiki Indramayu sebagai daerah yang lebih sejahtera. Sebab dari 27 kabupaten/kota di Jabar, Indramayu masuk sebagai daerah termiskin kedua di Jabar. "Kami berjuang dengan semangat. Kami berangkat dari desa, membangun ekonomi Indramayu yang lebih baik," tutur dia.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Sholawat Dedi Wahidi (Dewa) mengatakan, Sholawat adalah pasangan ideal karena kombinasi kader NU dan Muhammadiyah. Mantan Wakil Bupati Indramayu yang sekarang menjadi anggota DPR RI ini mengatakan, Indramayu bukan negara kerajaan sehingga kekuasaannya tidak boleh turun-menurun.
Pernyataan Dewa tersebut mengarah pada Daniel Mutaqien yang merupakan putra dari mantan bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin alias Yance. "Harus ada perubahan sekaligus pergantian (kepemimpinan) dari yang lama ke Sholihin-Ratnawati," ungkap Dedi.
Dedi menyataan, jika pasangan Sholawat ini menang, para guru ngaji, imam masjid, dan para penghafal Al quran akan diberikan tunjangan daerah seperti ketika dirinya menjadi wakil bupati. "Sholihin adalah jelmaan Dewa. Apa yang akan dilakukan Sholihin adalah jelmaan Dewa," ujar dia.
(awd)
Lihat Juga :