Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, BNPB: Tidak Terdapat Laporan Korban Jiwa
Senin, 22 Desember 2025 - 06:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tegal terus memantau kondisi aliran Sungai Gung guna memastikan keamanan kawasan wisata. “Setelah proses pembersihan dan perbaikan selesai, kawasan wisata Guci direncanakan dapat kembali dibuka untuk masyarakat,” ujarnya.
Pada periode 21 hingga 23 Desember 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Potensi serupa juga diprakirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Selanjutnya wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara juga berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Menyikapi laporan kejadian bencana dan potensi cuaca ekstrem tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. “Memantau informasi cuaca dan peringatan dini secara berkala, memelihara saluran drainase, memangkas material dahan pohon rimbun serta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat berlangsung lama sesuai instruksi petugas di lapangan,” pungkasnya.
Prakiraan Potensi Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan
Pada periode 21 hingga 23 Desember 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Potensi serupa juga diprakirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Selanjutnya wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara juga berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Menyikapi laporan kejadian bencana dan potensi cuaca ekstrem tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. “Memantau informasi cuaca dan peringatan dini secara berkala, memelihara saluran drainase, memangkas material dahan pohon rimbun serta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat berlangsung lama sesuai instruksi petugas di lapangan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :