Normalisasi Sungai dan Hunian Tetap Jadi Fokus BNPB dalam Pemulihan Sibolga
Jum'at, 19 Desember 2025 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sumatera Utara
Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Kamis, (18/12/2025) telah dikeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara. BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai sekitar pukul 21.55 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Danau Toba serta sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, serta Kota Sibolga, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padangsidimpuan. Hujan lebat diperkirakan dapat terjadi di berbagai kecamatan pada wilayah-wilayah tersebut.
Selain itu, potensi cuaca buruk ini juga diprakirakan dapat meluas ke wilayah lainnya, mencakup Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, serta sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.
Wilayah perkotaan seperti Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai, Kota Gunungsitoli, serta Kota Padangsidimpuan juga termasuk dalam area yang berpotensi terdampak.BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 00.55 WIB.
Sehubungan dengan hal tersebut. BNPB mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi, khususnya di wilayah rawan bencana.
“Masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta hanya mengakses dan menyebarkan informasi yang bersumber dari kanal resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :