Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
Kamis, 18 Desember 2025 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga telah memulai langkah baru untuk mensinergikan CSR perusahaan dengan program prioritas pemerintah daerah sesuai visi dan misi kepala daerah melalui kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang CSR perdana di Jawa Barat. "Kita sudah kick off Musrenbang CSR, nanti perusahaan dapat menangkap kira-kira apa yang akan dilaksanakan oleh mereka. Menu sudah kita siapkan, apakah di pendidikan, infrastruktur, kesehatan maupun sektor lain. Ini akan mengurangi beban pembiayaan daerah. Kita mencari alternatif pembiayaan salah satunya melalui program-program CSR ini. Jadi perusahaan turut berkontribusi terhadap pembangunan," ucap dia.
COO PT Lippo Cikarang Tbk Lukas Budi Setiawan memastikan seluruh program CSR melalui kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI dijalankan dengan konsep berkelanjutan. Termasuk pertanian perkotaan atau urban farming ini. ”Tidak hanya fokus pada pengembangan melainkan juga aspek dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan," katanya.
Program urban farming ini menjadi bagian tak terpisahkan dari Lippo Cikarang Cosmopolis. Tujuannya mewujudkan kawasan yang bukan hanya aspek pengembangan pembangunan tetapi juga pelestarian lingkungan hidup melalui penghijauan maupun upaya menekan emisi karbon.
"Sejak awal kami melakukan pembangunan, kami sudah berkomitmen. Kalau kita lihat mulai dari kawasan industri yang bermuara ke Jalan MH Thamrin, median jalan cukup lebar dan pohon-pohonnya juga sudah berusia puluhan tahun. Kami punya rencana relokasi beberapa ruas jalan tapi pohon tidak akan pernah kami matikan," ujarnya. Baca juga:LPCK Tempatkan Keberlanjutan Jadi Pijakan Strategis Dukung Pertumbuhan Bisnis
Founder Green House Bambu Foundation Eko Jatmiko mengungkapkan program urban farming yang diinisiasi Lippo Cikarang mampu mencegah degradasi lingkungan sebagai dampak kegiatan ilegal sekaligus memperkuat upaya konservasi aliran Kalimalang. "Konservasi Kalimalang itu terkait menjaga kualitas air. Nah, elemen-elemen dari kualitas air banyak, mulai dari air domestik dari permukiman, aktivitas ekonomi warga, aktivitas industri. Karena Kalimalang itu objek vital, tempat 16 juta warga menggantungkan hidup dari sini," katanya.
COO PT Lippo Cikarang Tbk Lukas Budi Setiawan memastikan seluruh program CSR melalui kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI dijalankan dengan konsep berkelanjutan. Termasuk pertanian perkotaan atau urban farming ini. ”Tidak hanya fokus pada pengembangan melainkan juga aspek dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan," katanya.
Program urban farming ini menjadi bagian tak terpisahkan dari Lippo Cikarang Cosmopolis. Tujuannya mewujudkan kawasan yang bukan hanya aspek pengembangan pembangunan tetapi juga pelestarian lingkungan hidup melalui penghijauan maupun upaya menekan emisi karbon.
"Sejak awal kami melakukan pembangunan, kami sudah berkomitmen. Kalau kita lihat mulai dari kawasan industri yang bermuara ke Jalan MH Thamrin, median jalan cukup lebar dan pohon-pohonnya juga sudah berusia puluhan tahun. Kami punya rencana relokasi beberapa ruas jalan tapi pohon tidak akan pernah kami matikan," ujarnya. Baca juga:LPCK Tempatkan Keberlanjutan Jadi Pijakan Strategis Dukung Pertumbuhan Bisnis
Founder Green House Bambu Foundation Eko Jatmiko mengungkapkan program urban farming yang diinisiasi Lippo Cikarang mampu mencegah degradasi lingkungan sebagai dampak kegiatan ilegal sekaligus memperkuat upaya konservasi aliran Kalimalang. "Konservasi Kalimalang itu terkait menjaga kualitas air. Nah, elemen-elemen dari kualitas air banyak, mulai dari air domestik dari permukiman, aktivitas ekonomi warga, aktivitas industri. Karena Kalimalang itu objek vital, tempat 16 juta warga menggantungkan hidup dari sini," katanya.
(poe)
Lihat Juga :