KPU Kota Depok Sebut DPS Sudah Tidak Ada Persoalan
Selasa, 15 September 2020 - 16:07 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
DEPOK - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Sobharna, mengatakan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kota Depok 2020, sudah tidak ada masalah.
Nana memastikan KPU sudah melakukan tahapan hingga akhirnya digelar rapat pleno tingkat kota. Rapat pleno tingkat kota merupakan tindaklanjut dari rapat pleno mulai dari kelurahan, lalu di tingkat kecamatan.
“Jadi tidak ujug-ujug kita tingkat kota melakukan rapat pleno. Catatan kami, pelaksanaan rapat pleno di tingkat bawah, baik tingkat kelurahan maupun tingkat kecamatan, itu berjalan lancar dan tidak ada catatan apapun. Artinya kami menganggap bahwa sudah tidak ada persoalan lagi,” ungkapnya, Selasa (15/9/20020).
Soal walk out yang dilakukan Bawaslu saat rapat pleno pada Minggu (13/9) sore , kata Nana itu hak mereka yang tidak bisa dicegah oleh KPU. (Baca juga: Kisruh Rapat Pleno Daftar Pemilih, Bawaslu Depok Walkout)
“Mereka walkout, mereka menyampaikan saran untuk penundaan di rapat pleno. Kita kan menanyakan kepada peserta yang lain, dari parpol, yang lain menyarankan untuk dilanjutkan, sehingga kita melanjutkan rapat pleno tersebut dan mereka walkout,” kata Nana.
Adapun keberatan yang diajukan Bawaslu untuk melanjutkan rapat adalah perihal pemutakhiran data. Terkait salinan data yang diminta Bawaslu, Nana menuturkan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan karena ada aturannya.
Nana memastikan KPU sudah melakukan tahapan hingga akhirnya digelar rapat pleno tingkat kota. Rapat pleno tingkat kota merupakan tindaklanjut dari rapat pleno mulai dari kelurahan, lalu di tingkat kecamatan.
“Jadi tidak ujug-ujug kita tingkat kota melakukan rapat pleno. Catatan kami, pelaksanaan rapat pleno di tingkat bawah, baik tingkat kelurahan maupun tingkat kecamatan, itu berjalan lancar dan tidak ada catatan apapun. Artinya kami menganggap bahwa sudah tidak ada persoalan lagi,” ungkapnya, Selasa (15/9/20020).
Soal walk out yang dilakukan Bawaslu saat rapat pleno pada Minggu (13/9) sore , kata Nana itu hak mereka yang tidak bisa dicegah oleh KPU. (Baca juga: Kisruh Rapat Pleno Daftar Pemilih, Bawaslu Depok Walkout)
“Mereka walkout, mereka menyampaikan saran untuk penundaan di rapat pleno. Kita kan menanyakan kepada peserta yang lain, dari parpol, yang lain menyarankan untuk dilanjutkan, sehingga kita melanjutkan rapat pleno tersebut dan mereka walkout,” kata Nana.
Adapun keberatan yang diajukan Bawaslu untuk melanjutkan rapat adalah perihal pemutakhiran data. Terkait salinan data yang diminta Bawaslu, Nana menuturkan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan karena ada aturannya.
Lihat Juga :