2 Korban Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Pelaku Sudah Keluar dari RS
Senin, 01 Desember 2025 - 10:28 WIB
loading...
Dua korban ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kedua korban menjalani perawatan di RSCM dan RS Yarsi. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Dua korban ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kedua korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Masih ada 2 orang (yang jalani perawatan di rumah sakit),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dikutip Senin (1/12/2025).
Baca juga: ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Beli Bahan Bom via Online, Bilang ke Ortu untuk Ekskul
Di sisi lain, untuk kondisi anak berkonflik dengan hukum (ABH), atau pelaku ledakan SMAN 72, saat ini sudah keluar dari rumah sakit.
“ABH sudah keluar dari RS dan masih dilakukan penanganan psikis oleh dokter psikologis,” ujar Budi Hermanto.
Dia menambahkan, ABH pelaku ledakan SMAN 72 tersebut dititipkan di rumah aman.
"Dititip di rumah aman hasil koordinasi dengan Dinsos, KPAI, Bapas, UPT P3A, dan Apsifor," jelasnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Kondisi ABH Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72
Sebagai informasi, ledakan tersebut terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) lalu. Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden itu. Namun, korban luka dalam peristiwa itu tercatat ada sebanyak 96 orang.
Densus 88 Antiteror Polri menyebut terdapat tujuh peledak yang dibawa oleh terduga pelaku ke SMAN 72 Jakarta. Dari total peledak yang dibawa terduga pelaku, empat di antaranya meledak di dua lokasi yang berbeda.
Sementara untuk tiga peledak lainnya belum digunakan dan sudah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Masih ada 2 orang (yang jalani perawatan di rumah sakit),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dikutip Senin (1/12/2025).
Baca juga: ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Beli Bahan Bom via Online, Bilang ke Ortu untuk Ekskul
Di sisi lain, untuk kondisi anak berkonflik dengan hukum (ABH), atau pelaku ledakan SMAN 72, saat ini sudah keluar dari rumah sakit.
“ABH sudah keluar dari RS dan masih dilakukan penanganan psikis oleh dokter psikologis,” ujar Budi Hermanto.
Dia menambahkan, ABH pelaku ledakan SMAN 72 tersebut dititipkan di rumah aman.
"Dititip di rumah aman hasil koordinasi dengan Dinsos, KPAI, Bapas, UPT P3A, dan Apsifor," jelasnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Kondisi ABH Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72
Sebagai informasi, ledakan tersebut terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) lalu. Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden itu. Namun, korban luka dalam peristiwa itu tercatat ada sebanyak 96 orang.
Densus 88 Antiteror Polri menyebut terdapat tujuh peledak yang dibawa oleh terduga pelaku ke SMAN 72 Jakarta. Dari total peledak yang dibawa terduga pelaku, empat di antaranya meledak di dua lokasi yang berbeda.
Sementara untuk tiga peledak lainnya belum digunakan dan sudah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
(shf)
Lihat Juga :