DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Selasa, 25 November 2025 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Data yang dipublikasikan Bappeda Jabar dan diolah dari angka BPS menunjukkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jabar pada 2024 diproyeksikan telah melampaui angka Rp1.500 triliun. Dengan momentum akhir tahun 2025, angka ini diprediksi akan terus meningkat.
Faktor konsumsi rumah tangga yang menyumbang sekitar 55% terhadap PDRB Jabar diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi yang kuat di masyarakat. Fenomena ini bisa dipicu oleh pencairan bonus akhir tahun bagi para pekerja di akhir tahun yang secara langsung meningkatkan pendapatan yang siap dibelanjakan masyarakat.
"Daya beli masyarakat ini adalah kunci. Kami memproyeksikan perputaran uang di sektor ritel, akomodasi, dan transportasi akan melonjak antara 15% hingga 20% dibandingkan kuartal sebelumnya," ucapnya.
Dari sisi kinerja APBD, Iwan menekankan pentingnya realisasi belanja pemerintah yang optimal. Target penyerapan APBD Jabar yang mencapai kisaran Rp31 triliun dari APBD murni dan Rp32,8 triliun pada anggaran perubahan 2025 harus dioptimalkan dalam sisa waktu yang ada.
Selain itu, sektor pariwisata Jabar juga menjadi primadona. Dengan status Jabar sebagai tujuan wisata domestik utama, kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat drastis.
Berdasarkan data historis Dinas Pariwisata Jabar, provinsi ini dapat menerima lebih dari 60 juta pergerakan wisatawan domestik sepanjang tahun dan puncaknya selalu terjadi pada Desember.
Faktor konsumsi rumah tangga yang menyumbang sekitar 55% terhadap PDRB Jabar diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi yang kuat di masyarakat. Fenomena ini bisa dipicu oleh pencairan bonus akhir tahun bagi para pekerja di akhir tahun yang secara langsung meningkatkan pendapatan yang siap dibelanjakan masyarakat.
"Daya beli masyarakat ini adalah kunci. Kami memproyeksikan perputaran uang di sektor ritel, akomodasi, dan transportasi akan melonjak antara 15% hingga 20% dibandingkan kuartal sebelumnya," ucapnya.
Dari sisi kinerja APBD, Iwan menekankan pentingnya realisasi belanja pemerintah yang optimal. Target penyerapan APBD Jabar yang mencapai kisaran Rp31 triliun dari APBD murni dan Rp32,8 triliun pada anggaran perubahan 2025 harus dioptimalkan dalam sisa waktu yang ada.
Selain itu, sektor pariwisata Jabar juga menjadi primadona. Dengan status Jabar sebagai tujuan wisata domestik utama, kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat drastis.
Berdasarkan data historis Dinas Pariwisata Jabar, provinsi ini dapat menerima lebih dari 60 juta pergerakan wisatawan domestik sepanjang tahun dan puncaknya selalu terjadi pada Desember.
Lihat Juga :