PSBB Jilid II di Jakarta Jadi Dua Pekan yang Menentukan

Selasa, 15 September 2020 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Yusri kembali mengingatkan masyarakat bisa disiplin dan patuh protokol kesehatan. “Kita ketahui penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Jakarta, cukup tinggi. Hampir setiap hari 1.000 lebih yang terpapar atau positif dalam kurun dua minggu ini sehingga diambil suatu kebijakan yang memang agak sedikit tegas,” ucapnya. (Baca juga: Frank Lampard Yakin Chelsea Musim Ini Makin Tangguh)

Dalam operasi yustisi polisi terlebih dahulu akan memetakan kluster-kluster penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Namun, hasil pemetaan tersebut akan disinkronkan dengan yang dimiliki Pemrov DKI Jakarta.

Yusri menegaskan, dari pemetaan pihak kepolisian, kluster yang menjadi penyebaran virus tersebut ada di kluster perkantoran, pasar, transportasi, juga perumahan.

Dalam melakukan operasi yustisi ini para pelanggar protokol kesehatan akan ditindak tegas dan bisa dipidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 tentang Penyebaran Wabah Penyakit kemudian juga UU N0 6/2018 tentang Karantina Kesehatan, bahkan kalau perlu dengan Pasal 212, 216, maupun 218 KUHP. “Teknisnya akan dipastikan seusai rapat ini, apa yang akan kita ambil dalam melaksanakan penindakan,” tukasnya. (Lihat videonya: DKI Jakarta Kembali Melakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)

Siapkan Hotel untuk Isolasi

Dalam mengantisipasi terbatasnya ruang isolasi di Jakarta, sejumlah hotel bintang dua dan bintang tiga akan diubah menjadi ruang isolasi mandiri pasien positif Covid-19. Fasilitas dan tenaga medis yang disiapkan di hotel dilengkapi oleh pemerintah pusat. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini pemerintah pusat melalui tim Gugus Tugas Nasional tengah menyiapkan itu. “Hotel bintang dua dan tiga yang akan disediakan pemerintah pusat untuk merawat warga Jakarta yang terpapar Covid-19,” kata Anies di DPRD DKI Jakarta kemarin.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta masih menunggu detail perincian jumlah hotel yang menjadi tempat isolasi. Begitu juga tenaga medis hingga jumlah ketersediaan tempat tidur belum diketahui secara jelas karena pemerintah pusat belum memberikan data ke Pemprov DKI Jakarta. (Helmi Syarif/Bima Setiadi/Bakti)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Berita Terkini
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved