Kepala BSKDN Ajak Kaimana Tiru Inovasi Mojokerto dan Blora
Selasa, 18 November 2025 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
“Dari Mojokerto dan Blora kita belajar bahwa inovasi lahir dari masalah. Tidak ada OPD yang tanpa masalah. Di situlah inovasi muncul. Seperti pepatah untuk apa menanam padi bila tidak menjadi nasi? Untuk apa menjadi pegawai negeri bila tidak berinovasi,” ujarnya.
Yusharto juga mengapresiasi capaian Kaimana yang pada 2024 berhasil meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah menjadi 56,89 dan berada pada predikat Inovatif, meningkat dari capaian tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kreativitas, kelembagaan inovasi, dan pelayanan publik.
Yusharto berharap Kaimana terus mengembangkan model inovasi berbasis masalah lokal serta memperluas partisipasi masyarakat dalam prosesnya, sehingga inovasi yang dihasilkan bukan hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak langsung. Ia menegaskan IGA bukan sekadar kompetisi, tetapi mekanisme pembinaan untuk membantu daerah menemukan solusi terbaik bagi warganya.
“Masalah akan terus berkembang. Maka inovasi pun harus berkembang mengikuti masalah. Jangan berhenti di satu ide, tetapi perbaruilah dari tahun ke tahun,” katanya.
Yusharto juga mengapresiasi capaian Kaimana yang pada 2024 berhasil meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah menjadi 56,89 dan berada pada predikat Inovatif, meningkat dari capaian tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kreativitas, kelembagaan inovasi, dan pelayanan publik.
Yusharto berharap Kaimana terus mengembangkan model inovasi berbasis masalah lokal serta memperluas partisipasi masyarakat dalam prosesnya, sehingga inovasi yang dihasilkan bukan hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak langsung. Ia menegaskan IGA bukan sekadar kompetisi, tetapi mekanisme pembinaan untuk membantu daerah menemukan solusi terbaik bagi warganya.
“Masalah akan terus berkembang. Maka inovasi pun harus berkembang mengikuti masalah. Jangan berhenti di satu ide, tetapi perbaruilah dari tahun ke tahun,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :