Kisah Bung Tomo, Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945 yang Hidup Religius dan Dekat dengan Kiai
Senin, 10 November 2025 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Sejak masa kecilnya, ia tumbuh menjadi seorang muslim yang taat beribadah, menghargai sesamanya, namun ia juga kritis terhadap lingkungan sosialnya, pemimpinnya, para tokoh di masanya, para politisi, termasuk juga para kiai.
Karena banyak mengikuti jejak para kiai, serta banyak mengenyam pendidikan keagamaan yang salah satunya menekankan pada kejujuran, maka sejak kecil Bung Tomo terbiasa berbicara dengan terus-terang, sebagaimana dikutip dari "Bung Tomo: Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November".
Bung Tomo adalah seorang anak yang suka bekerja keras tanpa mengenal lelah, dan selalu termotivasi untuk memperbaiki keadaan.
Baca juga: Presiden Prabowo Umumkan Penerima Gelar Pahlawan Nasional pada 10 November
Segala keadaan yang dianggapnya melenceng tidak benar, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak, ia selalu berhasrat memperbaikinya, minimal dengan sebuah saran dan kritik yang tajam dan lugas.
Karena banyak mengikuti jejak para kiai, serta banyak mengenyam pendidikan keagamaan yang salah satunya menekankan pada kejujuran, maka sejak kecil Bung Tomo terbiasa berbicara dengan terus-terang, sebagaimana dikutip dari "Bung Tomo: Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November".
Bung Tomo adalah seorang anak yang suka bekerja keras tanpa mengenal lelah, dan selalu termotivasi untuk memperbaiki keadaan.
Baca juga: Presiden Prabowo Umumkan Penerima Gelar Pahlawan Nasional pada 10 November
Segala keadaan yang dianggapnya melenceng tidak benar, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak, ia selalu berhasrat memperbaikinya, minimal dengan sebuah saran dan kritik yang tajam dan lugas.
Lihat Juga :