Imbas PSBB Jakarta, Disparbud KBB Pantau Wisatawan yang Berlibur ke Lembang

Senin, 14 September 2020 - 17:44 WIB
loading...
Imbas PSBB Jakarta,...
Objek wisata di kawasan Lembang KBB terdampak dengan diterapkannya PSBB di Jakarta mengingat wisatawan Ibu Kota masih yang dominan datang ke KBB. Foto/Ist
A A A
BANDUNG BARAT - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperketat pengawasan masuknya wisatawan dari luar Jawa Barat yang berkunjung ke tempat wisata khususnya Lembang.

Ini terkait dengan kembali diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta akibat masih banyaknya temuan kasus COVID-19, sehingga untuk sementara waktu aktivitas warga Jakarta dibatasi.

"Selama ini warga Jakarta yang wisata ke KBB khususnya Lembang di hari libur atau akhir pekan sangat dominan. Makanya dengan masih tingginya angka COVID-19 dan adanya PSBB di Jakarta, maka kami akan memperketat pengawasan di tempat-tempat wisata," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Sri Dustirawati, Senin (14/9/2020).

Dia menyebutkan, hingga kini belum ada instruksi dari Gubernur Jabar yang melarang wisatawan luar Jabar untuk masuk seperti saat PSBB pertama diterapkan.

Saat objek wisata ditutup sejak 1 April sampai dibuka 13 Juni 2020, wisatawan luar Jabar belum dibolehkan masuk.

Baru pada 1 Juli 2020 wisatawan luar Jabar diperbolehkan berwisata ke berbagai objek wisata di Jabar termasuk Lembang.

Disinggung apakah perlu ada surat keterangan swab atau rapid test kepada wisatawan yang datang, belum ada arahan kebijakan sampai sana. Namun, yang jelas protokol kesehatan bakal semakin diperketat bukan hanya berlaku ke wisatawan tapi juga ke karyawan di tempat wisata untuk disiplin menjalankan prosedur pencegahan COVID-19.

Begitupun ke objek wisata skala kecil yang dikelola pokdarwis atau komunitas yang pengunjungnya lokal, akan diterapkan prosedur yang sama. (Baca juga: Dede Yusuf Macan Effendi Siap Turun Gunung dan Mengaum Menangkan Bedas)

"Pastinya kondisi itu (PSBB) akan berpengaruh ke sektor wisata. Sekarang aja rata-rata tempat wisata hanya dikunjungi tamu sekitar 30% di saat weekend, padahal pemerintah sudah membolehkan hingga 50% dari kapasitas kawasan. Kalau dari data yang kami rangkum wisatawan ke KBB baru mencapai 1,2 juta dari 4,8 juta pada periode yang sama di tahun lalu," terangnya yang didampingi Kabid Pariwisata David Oot.

Sementara itu, owner Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Eko Supriyanto mengaku, meski PSBB Jakarta diberlakukan mulai Senin (14/9/2020), namun dampak kunjungan wisatawan sudah dirasakan sejak Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Satlantas Polresta Bandung Bagikan 1.000 Masker Gratis Setiap Sehari)

"Selama pandemi COVID-19, kunjungan wisatawan paling 200 orang padahal saat normal bisa mencapai 1.000. Bagi pelaku usaha pariwisata kondisi ini sangat berat dan jika berkepanjangan bukan tidak mungkin bakal mengancam kehidupan sektor pariwisata," imbuhnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Wisata TN Komodo Ditutup...
Wisata TN Komodo Ditutup Akibat Cuaca Buruk, DPRD Manggarai Barat Minta Pemerintah Beri Dukungan Ekonomi ke Warga
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Berita Terkini
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved