Hari Wayang Nasional 2025, Fadli Zon Dorong Penguatan Ekosistem Kebudayaan
Sabtu, 08 November 2025 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gelar Konferensi Musik Indonesia 2025, Fadli Zon: Perkuat Diplomasi Budaya dan Kesejahteraan Musisi
"Kita berharap generasi muda, dalang-dalang cilik, dan sinden-sinden cilik menjadi penerus dan pejuang kebudayaan digaris depan," ungkapnya.
Fadli Zon menjelaskan Kementerian Kebudayaan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendorong terus agar kebudayaan dapat berkontribusi pada ekonomi nasional melalui industri kreatif dan pop culture. "Wayang dan gamelan perlu terus dibuat relevan dengan kekinian. Ini agar menjadi bagian dari kehidupan modern tanpa kehilangan ruh tradisinya," ujar dia.
Fadli Zon juga menyoroti meningkatnya minat dunia terhadap gamelan dan wayang. Saat ini tercatat ada sekitar 300 set gamelan berada diberbagai universitas di Amerika Serikat, kelompok gamelan juga tumbuh di Rusia, Inggris, China hingga Argentina. "Banyak orang asing itu mainkan gamelan. Ini bukti warisan budaya kita sudah mendunia. Tugas kita memastikan keberlangsungan di tanah sendiri," jelasnya.
Fadli Zon mengajak seluruh pihak-pihak untuk memperkuat ekosistem seni tradisi melalui kolaborasi lintas sektor. "Mari terus hidupkan panggung-panggung wayang, dengarkan denting gamelan di setiap penjuru negeri. Karena bangsa yang besar dan beradab adalah bangsa yang mencintai budayanya," ucapnya.
"Kita berharap generasi muda, dalang-dalang cilik, dan sinden-sinden cilik menjadi penerus dan pejuang kebudayaan digaris depan," ungkapnya.
Fadli Zon menjelaskan Kementerian Kebudayaan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendorong terus agar kebudayaan dapat berkontribusi pada ekonomi nasional melalui industri kreatif dan pop culture. "Wayang dan gamelan perlu terus dibuat relevan dengan kekinian. Ini agar menjadi bagian dari kehidupan modern tanpa kehilangan ruh tradisinya," ujar dia.
Fadli Zon juga menyoroti meningkatnya minat dunia terhadap gamelan dan wayang. Saat ini tercatat ada sekitar 300 set gamelan berada diberbagai universitas di Amerika Serikat, kelompok gamelan juga tumbuh di Rusia, Inggris, China hingga Argentina. "Banyak orang asing itu mainkan gamelan. Ini bukti warisan budaya kita sudah mendunia. Tugas kita memastikan keberlangsungan di tanah sendiri," jelasnya.
Fadli Zon mengajak seluruh pihak-pihak untuk memperkuat ekosistem seni tradisi melalui kolaborasi lintas sektor. "Mari terus hidupkan panggung-panggung wayang, dengarkan denting gamelan di setiap penjuru negeri. Karena bangsa yang besar dan beradab adalah bangsa yang mencintai budayanya," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :