Pelatihan Aneka Kue Tradisional di Semarang, Sandiaga Uno: Ibu-ibu Mandiri Ekonomi
Minggu, 02 November 2025 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
"Pendampingan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi atas tantangan bisnis yang dihadapi peserta. Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang diberikan benar-benar bisa diterapkan secara berkelanjutan," ujar Dewi.
Ketua Panti Pelayanan Sosial (PPS) Penyandang Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) Semarang Elliya Chariroh mengapresiasi Yayasan Indonesia Setara dan ESPAS Indonesia atas pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan produk berbasis empon-empon.
Dia bangga karena kegiatan tersebut melibatkan Taman Pelangi sebagai lokasi pelatihan. Menurut dia, tempat tersebut menjadi pilihan yang tepat karena memiliki nilai historis serta suasana yang mendukung proses pembelajaran bagi peserta dari berbagai latar belakang.
“Materi yang diberikan sangat relevan untuk pengembangan produk empon-empon. Selain bernilai ekonomi, bahan-bahannya dapat ditanam sendiri, sehingga mudah diakses dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Panti Pelayanan Sosial (PPS) Penyandang Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) Semarang Elliya Chariroh mengapresiasi Yayasan Indonesia Setara dan ESPAS Indonesia atas pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan produk berbasis empon-empon.
Dia bangga karena kegiatan tersebut melibatkan Taman Pelangi sebagai lokasi pelatihan. Menurut dia, tempat tersebut menjadi pilihan yang tepat karena memiliki nilai historis serta suasana yang mendukung proses pembelajaran bagi peserta dari berbagai latar belakang.
“Materi yang diberikan sangat relevan untuk pengembangan produk empon-empon. Selain bernilai ekonomi, bahan-bahannya dapat ditanam sendiri, sehingga mudah diakses dan berkelanjutan,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :