Pelatihan Aneka Kue Tradisional di Semarang, Sandiaga Uno: Ibu-ibu Mandiri Ekonomi
Minggu, 02 November 2025 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Pelatihan semacam ini tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga mendapatkan akses terhadap peluang usaha yang nyata. Pelatihan di bidang kuliner menjadi salah satu program yang paling diminati dan berdampak karena mudah dipraktikkan serta cepat menghasilkan.
"Dengan dukungan AI, para ibu juga bisa lebih mudah mempromosikan produknya secara daring," katanya.
Ketua Umum ESPAS Indonesia Dewi Herawati menjelaskan dalam sesi Kick-Off Program, peserta dilatih membuat minuman herbal berbasis rempah yang memiliki khasiat bagi kesehatan dan kebugaran. Menariknya, bahan-bahan yang sama kemudian diolah menjadi kue tradisional sehingga tidak ada bahan yang terbuang.
Selain keterampilan memasak, peserta juga diajarkan menggunakan aplikasi ChatGPT untuk membuat konten promosi digital. Mereka bahkan langsung ditantang membuka pre-order produk pada hari yang sama. Hasilnya, total 52 pesanan berhasil diperoleh dalam sehari. Setelah sesi pelatihan tatap muka, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu.
Dalam periode tersebut, peserta akan mendapatkan bimbingan mengenai strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, serta pendampingan langsung dari para pelatih.
"Dengan dukungan AI, para ibu juga bisa lebih mudah mempromosikan produknya secara daring," katanya.
Ketua Umum ESPAS Indonesia Dewi Herawati menjelaskan dalam sesi Kick-Off Program, peserta dilatih membuat minuman herbal berbasis rempah yang memiliki khasiat bagi kesehatan dan kebugaran. Menariknya, bahan-bahan yang sama kemudian diolah menjadi kue tradisional sehingga tidak ada bahan yang terbuang.
Selain keterampilan memasak, peserta juga diajarkan menggunakan aplikasi ChatGPT untuk membuat konten promosi digital. Mereka bahkan langsung ditantang membuka pre-order produk pada hari yang sama. Hasilnya, total 52 pesanan berhasil diperoleh dalam sehari. Setelah sesi pelatihan tatap muka, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu.
Dalam periode tersebut, peserta akan mendapatkan bimbingan mengenai strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, serta pendampingan langsung dari para pelatih.
Lihat Juga :