Kemensos Gandeng PERDAMI dan AMCF Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Lansia di Palembang

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:29 WIB
loading...
Kemensos Gandeng PERDAMI...
Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperkuat peran dalam meningkatkan kesejahteraan lanjut usia melalui program Operasi Katarak Gratis bagi Lansia Tidak Mampu. Foto/Istimewa
A A A
PALEMBANG - Kementerian Sosial ( Kemensos ) terus memperkuat peran dalam meningkatkan kesejahteraan lanjut usia melalui program Operasi Katarak Gratis bagi Lansia Tidak Mampu. Program ini merupakan bagian dari Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), kebijakan nasional yang menekankan pemulihan fungsi sosial dan kemandirian warga lanjut usia.

Melalui layanan ini, ribuan lansia di berbagai daerah Indonesia kembali dapat melihat dunia dengan jelas. Hingga Agustus 2025, tercatat 4.152 operasi katarak telah berhasil dilaksanakan.

Program ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun dengan target tambahan di sejumlah wilayah seperti Palembang, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo (Jambi), Wonosobo (Jawa Tengah), Kabupaten Sumba Barat Daya (NTT), dan Kepulauan Aru (Maluku).

Kemensos Gandeng PERDAMI dan AMCF Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Lansia di Palembang


Baca juga: Mensos Ungkap 9 Arah Kebijakan untuk Kelompok Miskin



Direktur Rehsos Lansia Kemensos Suratna menjelaskan berbagai alasan yang menjadi penyebab pasien katarak terkendala mendapatkan penanganan. "Sejumlah pasien belum dapat mengikuti operasi katarak karena keterbatasan kondisi fisik. Misalnya, ada penyakit seperti diabetes dan lain-lain, sehingga tidak disarankan oleh dokter," ujar Suratna pada penyelenggaraan Operasi Katarak Gratis bagi Lansia Tidak Mampu di RSUP dr. Mohammad Hoesin, Kota Palembang, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Kemensos Gandeng PERDAMI dan AMCF Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Lansia di Palembang


Penyelenggaraan operasi katarak gratis ini diharapkan dapat membantu para lansia mendapatkan kembali penglihatan sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupannya. "Mengapa kita laksanakan operasi Katarak? Ini supaya memberikan dampak positif pada kehidupan masyarakat, khususnya lanjut usia,” ujarnya.

“Orang lanjut usia dengan penglihatan yang baik dapat kembali melakukan kegiatan yang mereka sukai, dapat menambah penghasilan, dan menjalani kehidupan dengan lebih bahagia dan sejahtera. Saya berharap acara ini dapat menjadi bagian yang penting dari kegiatan sosial pada umumnya, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia," sambungnya.

Katarak menjadi penyebab utama kebutaan di Indonesia, dengan kontribusi mencapai 80 persen dari seluruh kasus kebutaan nasional. Kondisi ini paling banyak dialami kelompok usia lanjut. Laporan Indonesia Longitudinal Aging Survey (ILAS) tahun 2023 secara eksplisit menyebutkan katarak sebagai salah satu penyakit yang menyebabkan keterbatasan fungsional dalam aktivitas sehari-hari pada lansia.

Menurut data Kementerian Kesehatan, sebagian besar penderita tidak menjalani operasi karena tidak menyadari penyakitnya bisa disembuhkan (51,6%), tidak mampu membayar (11,6%), dan takut terhadap tindakan operasi (8,1%). Padahal, kebutaan akibat katarak bisa disembuhkan sepenuhnya melalui operasi yang aman dan cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Penampakan Rumah di...
Penampakan Rumah di Tambora Porak-poranda, 1 Lansia Luka Bakar
4 Lansia Tewas dalam...
4 Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Priok
16 Jenazah Kecelakaan...
16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Rekomendasi
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved