38.180 Jiwa Terdampak Banjir di Semarang, BNPB Ungkap Pemicunya
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Di Rumah Pompa Tenggang, enam unit pompa disiapkan, namun hanya dua yang beroperasi karena empat lainnya tengah dalam proses peningkatan dari sistem diesel ke listrik.
Dua pompa apung berkapasitas 2.000 liter per detik serta dua pompa mobile berkapasitas 500 liter per detik turut membantu mempercepat aliran keluar air.
Situasi serupa terjadi di Rumah Pompa Sringin yang mengoperasikan dua pompa utama dan dua pompa mobile, sementara tiga unit lainnya sedang dalam perbaikan.
BPBD Provinsi Jawa Tengah, kata Aam, juga mengerahkan pompa tambahan berkapasitas 250 liter per detik, disusul tujuh unit pompa dari Pusdataru Jawa Tengah yang memperkuat upaya di lapangan.
"Meski sejumlah pompa telah dikerahkan, perjuangan seolah masih jauh dari kata selesai. Langit masih tampak berat, menggantung dengan awan kelabu yang menutupi hampir seluruh cakrawala," katanya.
Hasil prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang menyatakan potensi hujan masih ada hingga beberapa hari ke depan. "Artinya, genangan air pun berpotensi kembali meninggi jika tidak ditangani secara terpadu," tambahnya.
Dua pompa apung berkapasitas 2.000 liter per detik serta dua pompa mobile berkapasitas 500 liter per detik turut membantu mempercepat aliran keluar air.
Situasi serupa terjadi di Rumah Pompa Sringin yang mengoperasikan dua pompa utama dan dua pompa mobile, sementara tiga unit lainnya sedang dalam perbaikan.
BPBD Provinsi Jawa Tengah, kata Aam, juga mengerahkan pompa tambahan berkapasitas 250 liter per detik, disusul tujuh unit pompa dari Pusdataru Jawa Tengah yang memperkuat upaya di lapangan.
"Meski sejumlah pompa telah dikerahkan, perjuangan seolah masih jauh dari kata selesai. Langit masih tampak berat, menggantung dengan awan kelabu yang menutupi hampir seluruh cakrawala," katanya.
Hasil prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang menyatakan potensi hujan masih ada hingga beberapa hari ke depan. "Artinya, genangan air pun berpotensi kembali meninggi jika tidak ditangani secara terpadu," tambahnya.
(rca)
Lihat Juga :