Calon Praja IPDN Asal Maluku Utara Meninggal saat Ikuti Diksar di Jatinangor
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah malam itu dicek kenapa, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Unpad. Lalu diperiksa dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk pemulasaran. Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, penyebab meninggalnya Maulana adalah henti detak jantung," katanya.
Arief mengatakan, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan tidak dalam kondisi kelelahan saat kejadian. “Karena waktu itu saturasinya masih 70, detak jantung juga masih 70, tapi kemudian dinyatakan meninggal dunia karena henti jantung,” ucapnya.
Kegiatan pendidikan dasar yang diikuti almarhum telah berlangsung sejak 30 September hingga 14 Oktober 2025. Selama kegiatan, para calon praja menjalani berbagai pelatihan fisik, mental, wawasan kebangsaan, serta bela negara sebagai bagian dari pembentukan karakter awal sebelum menempuh pendidikan di IPDN.
“Materi kegiatan saat itu adalah pelatihan baris berbaris (PBB) yang sudah berlangsung sekitar sepekan,” katanya. Jenazah Maulana dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya Maluku Utara.
Arief mengatakan, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan tidak dalam kondisi kelelahan saat kejadian. “Karena waktu itu saturasinya masih 70, detak jantung juga masih 70, tapi kemudian dinyatakan meninggal dunia karena henti jantung,” ucapnya.
Kegiatan pendidikan dasar yang diikuti almarhum telah berlangsung sejak 30 September hingga 14 Oktober 2025. Selama kegiatan, para calon praja menjalani berbagai pelatihan fisik, mental, wawasan kebangsaan, serta bela negara sebagai bagian dari pembentukan karakter awal sebelum menempuh pendidikan di IPDN.
“Materi kegiatan saat itu adalah pelatihan baris berbaris (PBB) yang sudah berlangsung sekitar sepekan,” katanya. Jenazah Maulana dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya Maluku Utara.
(jon)
Lihat Juga :