BGN Gelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk 1.800 Peserta di Bogor dan Sukabumi
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kinerja para petugas di lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pengetahuan tentang keamanan pangan menjadi hal yang mutlak.
“SPPG adalah ujung tombak pelaksanaan program MBG di daerah. Maka itu, penting bagi setiap dapur untuk menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan tidak terjadi kontaminasi dalam proses penyajian,” ucapnya.
Sawin menambahkan BGN mendorong seluruh dapur SPPG di Indonesia segera melengkapi diri dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikat Halal sebagai bentuk komitmen terhadap mutu dan kepercayaan publik.
Melalui kegiatan Bimtek Penjamah Makanan ini, BGN Wilayah Jawa Barat berharap seluruh pelaksana di daerah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara nyata di lapangan sekaligus menjadi contoh praktik bagi wilayah lain di Indonesia.
“SPPG adalah ujung tombak pelaksanaan program MBG di daerah. Maka itu, penting bagi setiap dapur untuk menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan tidak terjadi kontaminasi dalam proses penyajian,” ucapnya.
Sawin menambahkan BGN mendorong seluruh dapur SPPG di Indonesia segera melengkapi diri dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikat Halal sebagai bentuk komitmen terhadap mutu dan kepercayaan publik.
Melalui kegiatan Bimtek Penjamah Makanan ini, BGN Wilayah Jawa Barat berharap seluruh pelaksana di daerah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara nyata di lapangan sekaligus menjadi contoh praktik bagi wilayah lain di Indonesia.
(jon)
Lihat Juga :