Dana Desa Jadi Kunci Masa Depan Lebih Sehat bagi Anak Indonesia
Selasa, 30 September 2025 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
Dana Desa, kata dia, hadir untuk menjawab tantangan berkelanjutan seperti stunting anak, kemiskinan, dan kebutuhan kesehatan dasar.
Pemerintah telah menyederhanakan mekanisme dengan menyalurkan Dana Desa langsung dari APBN ke rekening desa. Sehingga desa memiliki kewenangan penuh untuk membiayai urusan lokal sesuai mandatnya.
"Kuncinya adalah perencanaan sejak awal dalam musyawarah desa agar upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan menjadi prioritas anggaran,” jelasnya.
Pemimpin desa juga berbagi pengalaman menerapkan program ini. Ratna Sari, Kepala Desa Kota Batu, Kabupaten Bogor, menggambarkan bagaimana Keluarga SIGAP melatih relawan untuk melakukan kunjungan rumah, mengajarkan cuci tangan, membimbing orang tua, dan memberikan pendampingan langsung yang konsisten - yang menghasilkan peningkatan nyata dalam kesadaran keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan layanan posyandu.
Melihat manfaat dan dampak program ini di masyarakat, pihaknya berkomitmen mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung para kader yang menjalankannya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan camat dan BPD untuk memastikan transparansi dan kepatuhan pada regulasi; semua dibahas dalam musyawarah desa. Mari kita teruskan SIGAP di seluruh Indonesia untuk mencetak generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Pemerintah telah menyederhanakan mekanisme dengan menyalurkan Dana Desa langsung dari APBN ke rekening desa. Sehingga desa memiliki kewenangan penuh untuk membiayai urusan lokal sesuai mandatnya.
"Kuncinya adalah perencanaan sejak awal dalam musyawarah desa agar upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan menjadi prioritas anggaran,” jelasnya.
Pemimpin desa juga berbagi pengalaman menerapkan program ini. Ratna Sari, Kepala Desa Kota Batu, Kabupaten Bogor, menggambarkan bagaimana Keluarga SIGAP melatih relawan untuk melakukan kunjungan rumah, mengajarkan cuci tangan, membimbing orang tua, dan memberikan pendampingan langsung yang konsisten - yang menghasilkan peningkatan nyata dalam kesadaran keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan layanan posyandu.
Melihat manfaat dan dampak program ini di masyarakat, pihaknya berkomitmen mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung para kader yang menjalankannya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan camat dan BPD untuk memastikan transparansi dan kepatuhan pada regulasi; semua dibahas dalam musyawarah desa. Mari kita teruskan SIGAP di seluruh Indonesia untuk mencetak generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :