Dana Desa Jadi Kunci Masa Depan Lebih Sehat bagi Anak Indonesia

Selasa, 30 September 2025 - 22:51 WIB
loading...
Dana Desa Jadi Kunci...
Focus Group Discussion (FGD) Keluarga SIGAP di Sukabumi membahas kebijakan nasional dan sumber daya lokal dapat berjalan beriringan. Foto/Ist
A A A
SUKABUMI - Anak-anak di beberapa wilayah di Indonesia masih menghadapi ancaman kesehata n yang sebenarnya dapat dicegah. Imunisasi kerap tidak lengkap, kurangnya kebiasaan hidup bersih, serta gizi kurang memadai pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Tantangan ini berkontribusi pada tingginya angka stunting yang dapat membatasi pertumbuhan, pembelajaran, dan potensi masa depan anak. Namun ada jalan keluar, yaitu pemanfaatan Dana Desa sebagai prioritas anggaran untuk kesehatan anak.

Baca juga: Belajar dari Kasus Balita di Sukabumi, Ini Waktu Terbaik Anak Minum Obat Cacing

Hal ini menjadi tema utama Focus Group Discussion (FGD) Keluarga SIGAP di Sukabumi yang mempertemukan pejabat pemerintah, kepala desa, tenaga kesehatan, dan mitra program untuk membahas bagaimana kebijakan nasional dan sumber daya lokal dapat berjalan beriringan.



Sejak pilot program di Banjar dan Bogor tahun 2023–2024, SIGAP mempromosikan tiga perilaku sederhana namun berdampak besar, yaitu imunisasi lengkap, cuci tangan pakai sabun, dan pemberian makanan bergizi dan seimbang.

Program ini sekaligus membekali kader Posyandu dengan pelatihan, alat pembelajaran interaktif, dan metode pendekatan kreatif, mulai dari jingle kesehatan hingga demonstrasi langsung. Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr. Elvieda Sariwati menegaskan, pencegahan stunting membutuhkan praktik sehari-hari yang konsisten.

Baca juga: Kemenkes Selidiki Kasus Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacingan

Dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun yang benar, menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, makan sehat bergizi seimbang, dan imunisasi tepat waktu dalam kehidupan sehari-hari, bisa diciptakan perubahan berkelanjutan yang mendukung tumbuh kembang anak.

"Keluarga SIGAP sejalan dengan upaya nasional kami dalam mendorong perilaku hidup sehat di keluarga. Dengan pendekatan berfokus pada keluarga, maka program ini membantu membentuk kebiasaan hidup sehat jangka panjang dan memberdayakan keluarga untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ana,” ujar Elvieda dikutip Selasa (30/9/2025).

Pendekatan ini sudah menunjukkan hasil di Bogor, di mana beberapa desa memutuskan melanjutkan kegiatan SIGAP menggunakan anggaran desa mereka sendiri.

Sementara itu, Analis Kebijakan Senior Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kementerian Desa dan Pembagunan Daerah Tertinggal, Sappe M. P. Sirait menambahkan bahwa hal itu merupakan tujuan utama dari mekanisme Dana Desa.

Dana Desa, kata dia, hadir untuk menjawab tantangan berkelanjutan seperti stunting anak, kemiskinan, dan kebutuhan kesehatan dasar.

Pemerintah telah menyederhanakan mekanisme dengan menyalurkan Dana Desa langsung dari APBN ke rekening desa. Sehingga desa memiliki kewenangan penuh untuk membiayai urusan lokal sesuai mandatnya.

"Kuncinya adalah perencanaan sejak awal dalam musyawarah desa agar upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan menjadi prioritas anggaran,” jelasnya.

Pemimpin desa juga berbagi pengalaman menerapkan program ini. Ratna Sari, Kepala Desa Kota Batu, Kabupaten Bogor, menggambarkan bagaimana Keluarga SIGAP melatih relawan untuk melakukan kunjungan rumah, mengajarkan cuci tangan, membimbing orang tua, dan memberikan pendampingan langsung yang konsisten - yang menghasilkan peningkatan nyata dalam kesadaran keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan layanan posyandu.

Melihat manfaat dan dampak program ini di masyarakat, pihaknya berkomitmen mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung para kader yang menjalankannya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan camat dan BPD untuk memastikan transparansi dan kepatuhan pada regulasi; semua dibahas dalam musyawarah desa. Mari kita teruskan SIGAP di seluruh Indonesia untuk mencetak generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Cegah Penyelewengan...
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Misbakhun Dorong Kades di Pasuruan Paham Pengelolaan Keuangan
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
MNC Peduli Berikan Makanan...
MNC Peduli Berikan Makanan dan Mainan Edukatif ke Posyandu, Orang Tua: Bermanfaat untuk Anak-anak
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Desa Parungmulya lewat Program Makanan Tambahan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
Tank Tempur AbramsX,...
Tank Tempur AbramsX, Tank Masa Depan AS yang Lebih Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved