4 Klaster Tersangka Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Lengkap dengan Perannya
Selasa, 16 September 2025 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, AAM, berperan merencanakan penculikan korban dan menyiapkan tim mengikuti korban. Keempat, JP, berperan mempersiapkan tim eksekutor bersama N, ikut membuang korban di Cikarang bersama N, mengoordinasikan dan mengawasi jalannya pembuntutan sampai penculikan, memberi uang Rp 150 juta kepada N untuk operasional penculikan.
Baca Juga: Penampakan 15 Tersangka Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank
Kemudian, polisi juga membagi klaster penculikan dengan lima orang pelaku. Pertama, E, berperan memasukkan korban secara paksa ke mobil para penculik, melakukan penganiayaan, melilitkan lakban dan mengikat tangan korban. E menerima uang Rp45 juta dari Kopda FH yang juga menjadi tersangka dan diusut Pomdam Jaya. Uang itu dibagi ke empat rekannya masing-masing Rp8 juta.
Kedua, REH, berperan membantu E memegangi korban dari belakang. Ketiga, RS, berperan membantu E memegangi korban dari sisi kanan. Keempat, AT, berperan membantu E memasukkan korban secara paksa ke dalam mobil Avanza putih yang digunakan penculik dan memegangi korban dari kiri. Kelima, EWB, yang berperan sebagai sopir mobil penculik.
Dalam klaster ini, ada keterlibatan oknum TNI. Penanganan perkaranya di Pomdam Jaya.
Baca Juga: Penampakan 15 Tersangka Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank
Kemudian, polisi juga membagi klaster penculikan dengan lima orang pelaku. Pertama, E, berperan memasukkan korban secara paksa ke mobil para penculik, melakukan penganiayaan, melilitkan lakban dan mengikat tangan korban. E menerima uang Rp45 juta dari Kopda FH yang juga menjadi tersangka dan diusut Pomdam Jaya. Uang itu dibagi ke empat rekannya masing-masing Rp8 juta.
Kedua, REH, berperan membantu E memegangi korban dari belakang. Ketiga, RS, berperan membantu E memegangi korban dari sisi kanan. Keempat, AT, berperan membantu E memasukkan korban secara paksa ke dalam mobil Avanza putih yang digunakan penculik dan memegangi korban dari kiri. Kelima, EWB, yang berperan sebagai sopir mobil penculik.
Dalam klaster ini, ada keterlibatan oknum TNI. Penanganan perkaranya di Pomdam Jaya.
Lihat Juga :