Pemkot Cimahi Sukses Kurangi Sampah Harian Sebanyak 30 Ton
Selasa, 16 September 2025 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pemerintah Targetkan Pengendalian Sampah 100% Tercapai di 2029
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM) yang dijalankan dalam kerangka Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Program ini menargetkan perubahan perilaku warga agar mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah, sehingga beban ke TPA bisa berkurang drastis.
Sebelum pendampingan dimulai, hanya sekitar 30% dari 132 Kepala Keluarga (KK) di RW tersebut yang rutin memilah sampah. Namun berkat edukasi dari kader lingkungan, pengorganisasian oleh RT, dan sosialisasi intensif, kini lebih dari 82% KK sudah memilah sampah secara mandiri.
Lurah Cipageran Asep Hendrayana menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami mengucapkan terima kasih dan menyambut baik Program PPAM ISWMP yang telah menjadikan Kelurahan Cipageran sebagai pilot project pengelolaan sampah, khususnya di RW 10 dan RW 14,” ujarnya. Asep menambahkan, dengan adanya proyek percontohan ini, diharapkan semangat dan pengetahuan warga dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya dapat meningkat, sehingga Cipageran dapat menjadi kelurahan zero waste.
“Warga didorong untuk memilah sampah menjadi tiga jenis: organik, anorganik, dan residu, sesuai dengan jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui program Hari Sampah Organik dan Hari Sampah Anorganik,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM) yang dijalankan dalam kerangka Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Program ini menargetkan perubahan perilaku warga agar mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah, sehingga beban ke TPA bisa berkurang drastis.
Sebelum pendampingan dimulai, hanya sekitar 30% dari 132 Kepala Keluarga (KK) di RW tersebut yang rutin memilah sampah. Namun berkat edukasi dari kader lingkungan, pengorganisasian oleh RT, dan sosialisasi intensif, kini lebih dari 82% KK sudah memilah sampah secara mandiri.
Lurah Cipageran Asep Hendrayana menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami mengucapkan terima kasih dan menyambut baik Program PPAM ISWMP yang telah menjadikan Kelurahan Cipageran sebagai pilot project pengelolaan sampah, khususnya di RW 10 dan RW 14,” ujarnya. Asep menambahkan, dengan adanya proyek percontohan ini, diharapkan semangat dan pengetahuan warga dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya dapat meningkat, sehingga Cipageran dapat menjadi kelurahan zero waste.
“Warga didorong untuk memilah sampah menjadi tiga jenis: organik, anorganik, dan residu, sesuai dengan jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui program Hari Sampah Organik dan Hari Sampah Anorganik,” katanya.
Lihat Juga :