Pembangunan Sumur Bor di Pamekasan, Ratusan Warga Dipasok Air Bersih
Jum'at, 12 September 2025 - 19:12 WIB
loading...
A
A
A
“Air adalah sumber kehidupan. Dengan tersedianya akses air bersih, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kesehatan, dan pendidikan,” ujar Ali, Kamis (11/9/2025).
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menunjukkan, 83 dari 178 desa di wilayah itu berpotensi mengalami kekeringan setiap tahun. Kondisi ini mendorong Pelindo memperluas cakupan program yang sebelumnya telah membantu 96 KK di Dusun Sumberwaru.
Akses air bersih diharapkan tidak hanya mengurangi beban ekonomi rumah tangga, tetapi juga mendukung usaha tani sekaligus memperbaiki gizi keluarga.
Departemen Head TJSL Pelindo Febrianto Zenny menambahkan aspek keberlanjutan menjadi prioritas utama. “Melalui program ini, Pelindo membentuk kelompok pengelola di tingkat desa dengan panduan tata kelola yang jelas. Harapannya, masyarakat bisa menjaga dan mengembangkan fasilitas ini secara mandiri, sehingga manfaatnya terus berlanjut,” ungkapnya.
Bagi warga dengan penghasilan rata-rata Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, program ini menjadi penopang penting. Air bersih tidak lagi menjadi barang langka melainkan sumber kehidupan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat Pamekasan.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menunjukkan, 83 dari 178 desa di wilayah itu berpotensi mengalami kekeringan setiap tahun. Kondisi ini mendorong Pelindo memperluas cakupan program yang sebelumnya telah membantu 96 KK di Dusun Sumberwaru.
Akses air bersih diharapkan tidak hanya mengurangi beban ekonomi rumah tangga, tetapi juga mendukung usaha tani sekaligus memperbaiki gizi keluarga.
Departemen Head TJSL Pelindo Febrianto Zenny menambahkan aspek keberlanjutan menjadi prioritas utama. “Melalui program ini, Pelindo membentuk kelompok pengelola di tingkat desa dengan panduan tata kelola yang jelas. Harapannya, masyarakat bisa menjaga dan mengembangkan fasilitas ini secara mandiri, sehingga manfaatnya terus berlanjut,” ungkapnya.
Bagi warga dengan penghasilan rata-rata Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, program ini menjadi penopang penting. Air bersih tidak lagi menjadi barang langka melainkan sumber kehidupan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat Pamekasan.
(jon)
Lihat Juga :