Tingkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat, TBIG Gelar Pelatihan di Kalimantan
Jum'at, 12 September 2025 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Literasi Kesehatan, Langkah Pertama Menuju Hidup Sehat
Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi, menegaskan kesehatan adalah fondasi dari pembangunan manusia, dan literasi kesehatan merupakan kunci agar masyarakat dapat menjaga dirinya secara mandiri. Data penelitian terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh masyarakat Indonesia masih memiliki literasi kesehatan rendah.
"Fakta ini menjadi alarm bagi kita semua, termasuk dunia usaha, untuk turun tangan. Melalui program edukasi kesehatan dan bantuan gizi, TBIG ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Kami percaya bahwa investasi pada kesehatan masyarakat hari ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia yang lebih kuat,” terangnya.
Herman menambahkan TBIG mendasari seluruh program CSR dengan prinsip-prinsip ESG, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta panduan ISO 26000. “Dengan pendekatan ini, kami memastikan setiap program CSR tidak hanya berdampak sesaat, tetapi berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi, menegaskan kesehatan adalah fondasi dari pembangunan manusia, dan literasi kesehatan merupakan kunci agar masyarakat dapat menjaga dirinya secara mandiri. Data penelitian terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh masyarakat Indonesia masih memiliki literasi kesehatan rendah.
"Fakta ini menjadi alarm bagi kita semua, termasuk dunia usaha, untuk turun tangan. Melalui program edukasi kesehatan dan bantuan gizi, TBIG ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Kami percaya bahwa investasi pada kesehatan masyarakat hari ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia yang lebih kuat,” terangnya.
Herman menambahkan TBIG mendasari seluruh program CSR dengan prinsip-prinsip ESG, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta panduan ISO 26000. “Dengan pendekatan ini, kami memastikan setiap program CSR tidak hanya berdampak sesaat, tetapi berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :