Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo

Rabu, 10 September 2025 - 08:16 WIB
loading...
Janji Politik Raja Mataram...
Janji politik Raja Mataram Dyah Balitung membangun tempat penyeberangan di tepi Sungai Bengawan Solo berhasil dituntaskan meski cukup sulit saat itu. Foto: Ist
A A A
JANJI politik Raja Mataram membangun sebuah bangunan di tepi Sungai Bengawan Solo berhasil dituntaskan meski cukup sulit saat itu. Dyah Balitung sempat menjanjikan membangun tempat penyeberangan di Paparahuan tepi aliran Sungai Bengawan Solo yang kini masuk wilayah Desa Praon, Wonogiri.

Janji itu diumbar Dyah Balitung saat berkunjung ke lokasi kekuasaannya. Proses pembuatan bangunan penyeberangan ini diabadikan dalam Prasasti Telang tahun 825. Saat itu, Rakai Watukura Dyah Balitung mulai melaksanakan ekspansi perluasan kekuasaan wilayah Kerajaan Mataram ke timur.

Baca juga: Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh

Dyah Balitung juga menetapkan sima atau daerah bebas pajak di Desa Telang, Mahe, dan Paparahuan. Karena janjinya, Dyah Balitung jika telah terpilih menjadi raja akan membuatkan suatu bangunan, maka dia pun menepatinya.

Dikutip dari "Sejarah Nasional Indonesia II : Zaman Kuno", janji Dyah Balitung ini tercatat dengan bunyi nazar seorang raja yang telah memerintah sebelumnya yaitu haji dewata sang lumah ing satasrngga atau sama dengan raja yang telah diperdewakan dan dimakamkan di Satasingga.

Siapa tokoh ini yang juga disebut dalam Prasasti Poh tahun 827 Saka atau 17 Juli 905 M dengan sebutan maharaja sang lumah ing satasrngga.

Sayangnya, sosok ini belum dapat diidentifikasikan. Satasingga mungkin sekali harus dicari di sekitar pegunungan Dieng seperti yang dapat disimpulkan dari prasasti Kuti tahun 762 Saka atau 18 Juli 804 M. Di dalam prasasti itu Gunung Satasıngga disebut sesudah Gunung Dihyang.

Yang diperintahkan untuk membuat tempat penyeberangan adalah Rakai Wlar pu Sudarsana. Setelah selesai dibuat tempat penyeberangan dengan tambatan perahunya, dua perahu dan dua buah lagi untuk cadangan, serta tempat penjagaannya, maka pejabat desa di sekeliling ketiga desa yang ditetapkan menjadi sima dimintai persetujuan tentang diadakannya tempat penyeberangan tersebut.

Semuanya memberikan persetujuan. Adapun kewajiban para petugas penyeberangan yakni melayani orang- orang yang melewati jalan itu setiap hari tanpa memungut bayaran. Mereka itu mendapat imbalan dari hasil pajak yang masuk dari Desa Telang, Mahe, dan Paparahuan sebanyak 9 masa emas setiap tahunnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
SAS Institute: MBG Bukan...
SAS Institute: MBG Bukan Janji Politik, Ini Misi Peradaban Masa Depan
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved