KPU Kota Blitar Dikirimi Media Santet Kembang Setaman dan Boneka Tusuk Jarum
Jum'at, 11 September 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Saat hendak masuk ke kantor KPU, dia melihat benda mencurigakan. Saat dibuka, Aris melihat kembang setaman yang biasa digunakan untuk ziarah kuburu dan boneka kertas yang bagian belakangnya tertusuk jarum. Benda-benda itu terbungkus selembar daun pisang.
Melihat itu, Mas Aris langsung memanggil satpam sebagai saksi. Kemudian didokumentasikan dan dikirim ke saya dan mas Habib (komisioner lain)," ujar Umam yang mengaku meminta semua komisioner dan pegawai KPU KOta Blitar berdoa.
Meski terkejut, Umam menuturkan, benda-benda aneh tersebut awalnya dibiarkan tetap tetap berada di tempatnya, gerbang depan kantor KPU Kota Blitar.
![KPU Kota Blitar Dikirimi Media Santet Kembang Setaman dan Boneka Tusuk Jarum]()
Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam menunjukkan foto benda diduga media santet. Foto/Istimewa
Kemudian atas saran Sekretaris KPU Kota Blitar Edy Winarno, semua dimusnahkan dengan dibakar. Pemusnahan tersebut, tutur Umam, disaksikan oleh salah seorang petugas polisi yang berjaga di Kantor KPU Kota Blitar. "Saat itu kami belum melangkah karena teman-teman masih berada di luar kota menjalankan agenda tahapan pilkada," tutur Umam.
Melihat itu, Mas Aris langsung memanggil satpam sebagai saksi. Kemudian didokumentasikan dan dikirim ke saya dan mas Habib (komisioner lain)," ujar Umam yang mengaku meminta semua komisioner dan pegawai KPU KOta Blitar berdoa.
Meski terkejut, Umam menuturkan, benda-benda aneh tersebut awalnya dibiarkan tetap tetap berada di tempatnya, gerbang depan kantor KPU Kota Blitar.

Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam menunjukkan foto benda diduga media santet. Foto/Istimewa
Kemudian atas saran Sekretaris KPU Kota Blitar Edy Winarno, semua dimusnahkan dengan dibakar. Pemusnahan tersebut, tutur Umam, disaksikan oleh salah seorang petugas polisi yang berjaga di Kantor KPU Kota Blitar. "Saat itu kami belum melangkah karena teman-teman masih berada di luar kota menjalankan agenda tahapan pilkada," tutur Umam.
Lihat Juga :