LKPJ Bupati Teluk Bintuni Diterima Aklamasi Seluruh Fraksi DPRD
Jum'at, 11 September 2020 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
“Berubahnya simulasi defisit menjadi surplus ini, bukanlah sebuah prestasi, tapi bisa dijadikan momentum untuk memastikan bahwa pemerintah daerah mampu menangani tantangan defisit, tanpa harus menggunakan skema pinjaman,” kata Bupati Kasihiw.
Bupati Kasihiw juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah daerah pada kinerja mereka dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia, pada indikator-indikator: Angka Melek Huruf yang meningkat sebesar 0,46%, Angka rata-rata lama sekolah yang mengalami peningkatan sebesar 0,18%, Angka Harapan Lama Sekolah sebesar 0,23%, Angka Usia Harapan Hidup sebesar 0,45 tahun, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Sedangkan indikator capaian dalam bidang ekonomi, dipaparkan oleh Bupati Kasihiw dengan beberapa peningkatan kinerja, antara lain, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku meningkat sebesar Rp2,4 triliun, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan meningkat, Produk Domestik Regionak Bruto mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 3,57%, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Perkapita meningkat sebesar Rp27,8 juta menjadi sebesar Rp487,4 juta pada tahun 2019, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan (Adhk) perkapita meningkat sebesar Rp7,1 juta, Pengeluaran Per kapita meningkat dari Rp9.622.000 pada tahun 2018, menjadi Rp9.821.000 pada tahun 2019, atau meningkat sebesar Rp199.000.
Sidang paripurna yang diskorsing selama satu hari, dilanjutkan dengan dengar pendapat fraksi-fraksi di DPRD Teluk Bintuni. Tanggapan keseluruhan fraksi yang menerima laporan pertanggung jawab tersebut, diakhiri tanpa nota keberatan sama sekali.
Fraksi Pembangunan Demokrasi Nasional, Fraksi Golkar, Fraksi Persatuan Indonesia, serta Fraksi Nasional Demokrat Bersatu sepakat, bahwa pembangunan serta program dan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni selama kepemimpinan Petrus Kasihiw dan Matret Kokop, SH telah tepat sasaran yang mengiringi transparansi pengelolaan keuangan yang baik hingga mampu meraih WTP selama 4 tahun berturut-turut.
Bupati Kasihiw juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah daerah pada kinerja mereka dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia, pada indikator-indikator: Angka Melek Huruf yang meningkat sebesar 0,46%, Angka rata-rata lama sekolah yang mengalami peningkatan sebesar 0,18%, Angka Harapan Lama Sekolah sebesar 0,23%, Angka Usia Harapan Hidup sebesar 0,45 tahun, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Sedangkan indikator capaian dalam bidang ekonomi, dipaparkan oleh Bupati Kasihiw dengan beberapa peningkatan kinerja, antara lain, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku meningkat sebesar Rp2,4 triliun, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan meningkat, Produk Domestik Regionak Bruto mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 3,57%, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Perkapita meningkat sebesar Rp27,8 juta menjadi sebesar Rp487,4 juta pada tahun 2019, Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan (Adhk) perkapita meningkat sebesar Rp7,1 juta, Pengeluaran Per kapita meningkat dari Rp9.622.000 pada tahun 2018, menjadi Rp9.821.000 pada tahun 2019, atau meningkat sebesar Rp199.000.
Sidang paripurna yang diskorsing selama satu hari, dilanjutkan dengan dengar pendapat fraksi-fraksi di DPRD Teluk Bintuni. Tanggapan keseluruhan fraksi yang menerima laporan pertanggung jawab tersebut, diakhiri tanpa nota keberatan sama sekali.
Fraksi Pembangunan Demokrasi Nasional, Fraksi Golkar, Fraksi Persatuan Indonesia, serta Fraksi Nasional Demokrat Bersatu sepakat, bahwa pembangunan serta program dan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni selama kepemimpinan Petrus Kasihiw dan Matret Kokop, SH telah tepat sasaran yang mengiringi transparansi pengelolaan keuangan yang baik hingga mampu meraih WTP selama 4 tahun berturut-turut.
(nth)
Lihat Juga :