Kisah Intrik Perebutan Kekuasaan setelah Raja Majapahit Hayam Wuruk Wafat
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 06:42 WIB
loading...
A
A
A
Namun puncak dari kemunduran Majapahit ketika Raja Hayam Wuruk wafat di tahun 1389 Masehi. Majapahit selanjutnya beralih kekuasaan.
Dikutip dari "Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno", sepeninggal Hayan Wuruk, tahta kerajaan diduduki oleh Wikramawarddhana atau Bhra Hyang Wisesa. Ia adalah menantu dan keponakan raja Hayam Wuruk yang dikawinkan dengan putrinya, Kusumawarddhani.
Baca juga: Kerajaan Majapahit Runtuh karena Apa? Ada 4 Faktor Utama
Seharusnya, yang menjadi raja menggantikan Hayam Wuruk adalah Kusumawarddhani, putri mahkota yang lahir dari Paduka Sori permaisuri Hayam Wuruk.
Wikramawarddhana sendiri adalah anak Dyah Nattaja Rajasaduhiteswari, yaitu adik Hayam Wuruk yang kawin dengan Bhre Paguhan, Singhawarddhana. Wikramawarddhana mulai memerintah pada tahun 1389 M. Ia memerintah dua belas tahun lamanya.
Dikutip dari "Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno", sepeninggal Hayan Wuruk, tahta kerajaan diduduki oleh Wikramawarddhana atau Bhra Hyang Wisesa. Ia adalah menantu dan keponakan raja Hayam Wuruk yang dikawinkan dengan putrinya, Kusumawarddhani.
Baca juga: Kerajaan Majapahit Runtuh karena Apa? Ada 4 Faktor Utama
Seharusnya, yang menjadi raja menggantikan Hayam Wuruk adalah Kusumawarddhani, putri mahkota yang lahir dari Paduka Sori permaisuri Hayam Wuruk.
Wikramawarddhana sendiri adalah anak Dyah Nattaja Rajasaduhiteswari, yaitu adik Hayam Wuruk yang kawin dengan Bhre Paguhan, Singhawarddhana. Wikramawarddhana mulai memerintah pada tahun 1389 M. Ia memerintah dua belas tahun lamanya.
Lihat Juga :