Melihat Aktivitas Ponpes SGJB Semarang di Tengah Pandemi
Kamis, 04 Juni 2020 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, untuk kegiatan mingguan meliputi Ahad/Minggu (ziarah makam Habib Abdullah Bafaqih Ro'an) kerja bakti, Senin (ngaji kitab tanwirul qulub, ngaji kitab risalatul mahid, dan mar'atus sholihah), Selasa (ngaji kitab jami'ul ushul fil auliya', semaan Alquran untul bilghoib, Tartilan untuk Binnadzor, ziarah makam Habib Hasan bin Tohan bin Yahya Peterongan), Kamis (Rotiban, Salawat Nariyah 4444, baca surat Yasin, Maulid Khitobahan), Jumat (Tartilan Juz Ama Binnadzor dan Bilghoib)
Untuk diketahui, Pondok pesantren ini mengembangkan bidang keagamaan, kemanusiaan, dan sosial berlandaskan agama Islam Ahlussunnah wal Jama'ah sesuai rintisan salafusshalihin di bawah pengawasan langsung ulama kharismatik asal Pekalongan Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Ponpes SGJBS secara resmi dibuka pada 2010 bersamaan dengan acara maulid Nabi Muhammad SAW. Guru Besar Maulana Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya memberikan nama Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang.
Ditinjau dari segi normatif, kata Gunungpati dan Gunung Jati mempunyai persamaan makna yaitu sejatinya gunung atau sarinya gunung. Pendirina Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang bertujuan untuk memayungi satuan-satuan badan/instansi dan atau lembaga-lembaga yang mengatasnamakan yayasan termasuk di antaranya Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang,
Secara legal formal, yayasan ini diresmikan pada 2013 melalui Akta Notaris Nomor 06/15/IV/013 dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor AHU-3138.AH.01.04.Tahun 2013. Ponpes SGJBS terdaftar di KementerianAgama dengan nomor statistic pondok pesantren 5120337440186.
Untuk diketahui, Pondok pesantren ini mengembangkan bidang keagamaan, kemanusiaan, dan sosial berlandaskan agama Islam Ahlussunnah wal Jama'ah sesuai rintisan salafusshalihin di bawah pengawasan langsung ulama kharismatik asal Pekalongan Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Ponpes SGJBS secara resmi dibuka pada 2010 bersamaan dengan acara maulid Nabi Muhammad SAW. Guru Besar Maulana Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya memberikan nama Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang.
Ditinjau dari segi normatif, kata Gunungpati dan Gunung Jati mempunyai persamaan makna yaitu sejatinya gunung atau sarinya gunung. Pendirina Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang bertujuan untuk memayungi satuan-satuan badan/instansi dan atau lembaga-lembaga yang mengatasnamakan yayasan termasuk di antaranya Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang,
Secara legal formal, yayasan ini diresmikan pada 2013 melalui Akta Notaris Nomor 06/15/IV/013 dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor AHU-3138.AH.01.04.Tahun 2013. Ponpes SGJBS terdaftar di KementerianAgama dengan nomor statistic pondok pesantren 5120337440186.
Lihat Juga :