Penguasaan Belanda di Kalimantan Tertunda Akibat Kewalahan Hadapi Pasukan Pangeran Diponegoro

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:32 WIB
loading...
A A A
Apalagi pada 1825-1830 kolonialisme Belanda masih sibuk menghadapi perlawanan Pangeran Diponegoro, yang menyita hampir seluruh perhatian sehingga wilayah pedalaman Kalimantan Barat menjadi terabaikan, sebagaimana dikisahkan pada buku "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia".

Perhatian Belanda timbul kembali pada 1840-an ketika seorang James Brooke asal Inggris tiba di daerah Serawak, Kalimantan Utara. Kemudian Brooke menjadi raja di Serawak, yang dikenal sebagai the White Rajah (Raja Berkulit Putih).

la gencar dalam menjalin hubungan dengan daerah sekitarnya, hingga ke pedalaman Kapuas. Kerajaan Sintang dapat dicapai dari Serawak melalui sungai Ketunggau yang bermuara hingga ke Kalimantan Utara. Kerajaan Sintang menyambut baik upaya Brooke untuk menjalin hubungan niaga.

Perkembangan itu tidak lepas dari pengamatan pejabat kolonial Belanda di Pontianak. Khawatir bahwa Brooke akan memperluas pengaruh dan kekuasaannya di pedalaman Kalimantan Barat, Residen Belanda segera mengirim sejumlah pejabat ke daerah aliran Sungai Kapuas.

Pemberontakan buruh China dari kongsi Tay Kong di pertambangan emas daerah Sambas terhadap Belanda pada 1850 memperparah kondisi. Pemberontakan itu memang dapat dipadamkan, meski demikian sejumlah pelakunya melarikan diri hingga ke pedalaman Kapuas, dan tak lagi ditemukan keberadaannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Kalimantan Barat
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Rekomendasi
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved