Relawan Vaksin Terpapar COVID-19, Ini Penjelasan Manajer Lapangan Uji Klinis
Kamis, 10 September 2020 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Eddy menuturkan, dalam uji klinis, terdapat dua kelompok, plasebo dan vaksin. Namun belum diketahui, relawan yang terpapar Corona tersebut disuntik plasebo atau vaksin.
"Subjek penelitian (uji klinis) itu kan dibagi ke dalam dua kelompok. Ada yang dapat vaksin dan ada kelompok plasebo. Jadi perlu dibuktikan tapi nanti di akhir penelitian pada Desember 2020 mendatang. (Relawan( ini kelompok plasebo atau vaksin," tutur Eddy.
Eddy mengungkapkan, relawan yang menerima vaksin, masih berkemungkinan terinfeksi virus Corona tetapi bergejala ringan. Virus yang disuntikkan ke relawan adalah virus Corona yang telah dimatikan.
Jadi, tanda Eddy, dipastikan relawan tersebut terinfeksi bukan disebabkan disuntik vaksin. "Bisa saja positif walaupun dia kelompok penerima suntikan vaksin. Tapi gejalanya ringan. Atau ini (relawan) masuk kelompok plasebo. Jadi bukan karena disuntik vaksin terus terinfeksi," tandas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, vaksin COVID-19 yang didatangkan dari China, Sinavoc Biotec tersebut diuji klinis tahap ketiga di Kota Bandung oleh peneliti gabungan dari Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad dan PT Bio Farma. Sebanyak 1.627 relawan mengikuti uji klinis vaksin tersebut. Sebelumnya uji klinis vaksin dilakukan dengan menyasar hewan dan puluhan manusia.
"Subjek penelitian (uji klinis) itu kan dibagi ke dalam dua kelompok. Ada yang dapat vaksin dan ada kelompok plasebo. Jadi perlu dibuktikan tapi nanti di akhir penelitian pada Desember 2020 mendatang. (Relawan( ini kelompok plasebo atau vaksin," tutur Eddy.
Eddy mengungkapkan, relawan yang menerima vaksin, masih berkemungkinan terinfeksi virus Corona tetapi bergejala ringan. Virus yang disuntikkan ke relawan adalah virus Corona yang telah dimatikan.
Jadi, tanda Eddy, dipastikan relawan tersebut terinfeksi bukan disebabkan disuntik vaksin. "Bisa saja positif walaupun dia kelompok penerima suntikan vaksin. Tapi gejalanya ringan. Atau ini (relawan) masuk kelompok plasebo. Jadi bukan karena disuntik vaksin terus terinfeksi," tandas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, vaksin COVID-19 yang didatangkan dari China, Sinavoc Biotec tersebut diuji klinis tahap ketiga di Kota Bandung oleh peneliti gabungan dari Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad dan PT Bio Farma. Sebanyak 1.627 relawan mengikuti uji klinis vaksin tersebut. Sebelumnya uji klinis vaksin dilakukan dengan menyasar hewan dan puluhan manusia.
(awd)
Lihat Juga :