Kepala BNN Bakal Pecat Pegawai BNNK Asahan yang Terlibat Perampokan Bersenjata Api
Kamis, 07 Agustus 2025 - 23:36 WIB
loading...
Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom saat kunjungan di Klaten, Jawa Tengah. Foto/istimewa
A
A
A
ASAHAN - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom akan menindak tegas dua oknum pegawai Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan, Sumatera Utara yang terlibat kasus perampokan bersenjata api. Jika terbukti, kedua oknum pegawai BNNK tersebut akan dipecat.
Hal itu disampaikan Kepala BNN RI di sela kunjungan kerja di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Marthinus menegaskan, pentingnya tindakan disiplin terhadap anggota yang terlibat. "Saya perintahkan tindak tegas, tangkap, pecat, bawa ke pengadilan," tegas Marthinus, Kamis (7/8/2025).
Marthinus menegaskan, BNN tidak akan mentolerir tindakan kriminal, termasuk narkoba. "Saya tegas sekali untuk ini, sangat tegas sekali. Saya tidak main-main dengan narkoba atau kejahatan apa pun," ucapnya.
Baca juga: Perampok PT Pos Rp1,2 M ditangkap
Menurut Marthinus, dalam sebuah organisasi penting untuk menjaga integritas. Di mana dalam hal ini pimpinan harus bisa menjadi contoh bagi bawahan. "Integritas bagi saya itu ada di puncak organisasi. Kalau kita mau membuat organisasi menjadi baik, maka integritas pimpinan dulu harus diperbaiki," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Marthinus berkomitmen untuk membersihkan institusi dari praktik-praktik yang merugikan. "Kalau tidak mampu ya kita tidak bisa menegur anak buah kita," tandasnya.
Baca juga: Sadis! Abang dan Adik Bunuh dan Rampok ASN Asahan, Jasad Dibuang ke Sungai
Seperti diketahui, Satreskrim Polres Asahan membekuk tiga pelaku perampokan bersenjata api. Ketiga pelaku tersebut berinisial HRF (36), MI (32), dan ND (19). Seluruhnya adalah warga Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Dari ketiga pelaku tersebut, dua diantaranya diketahui merupakan oknum pegawai BNNK Asahan. Aksi perampokan terakhir dilakukan pada Jumat, 18 Juli 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, para pelaku sudah beraksi di empat lokasi berbeda di wilayah Asahan.
Hal itu disampaikan Kepala BNN RI di sela kunjungan kerja di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Marthinus menegaskan, pentingnya tindakan disiplin terhadap anggota yang terlibat. "Saya perintahkan tindak tegas, tangkap, pecat, bawa ke pengadilan," tegas Marthinus, Kamis (7/8/2025).
Marthinus menegaskan, BNN tidak akan mentolerir tindakan kriminal, termasuk narkoba. "Saya tegas sekali untuk ini, sangat tegas sekali. Saya tidak main-main dengan narkoba atau kejahatan apa pun," ucapnya.
Baca juga: Perampok PT Pos Rp1,2 M ditangkap
Menurut Marthinus, dalam sebuah organisasi penting untuk menjaga integritas. Di mana dalam hal ini pimpinan harus bisa menjadi contoh bagi bawahan. "Integritas bagi saya itu ada di puncak organisasi. Kalau kita mau membuat organisasi menjadi baik, maka integritas pimpinan dulu harus diperbaiki," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Marthinus berkomitmen untuk membersihkan institusi dari praktik-praktik yang merugikan. "Kalau tidak mampu ya kita tidak bisa menegur anak buah kita," tandasnya.
Baca juga: Sadis! Abang dan Adik Bunuh dan Rampok ASN Asahan, Jasad Dibuang ke Sungai
Seperti diketahui, Satreskrim Polres Asahan membekuk tiga pelaku perampokan bersenjata api. Ketiga pelaku tersebut berinisial HRF (36), MI (32), dan ND (19). Seluruhnya adalah warga Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Dari ketiga pelaku tersebut, dua diantaranya diketahui merupakan oknum pegawai BNNK Asahan. Aksi perampokan terakhir dilakukan pada Jumat, 18 Juli 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, para pelaku sudah beraksi di empat lokasi berbeda di wilayah Asahan.
(cip)
Lihat Juga :