Update Kapal Cepat Tenggelam di Pantai Sanur, 3 Orang Ditemukan Tewas
Kamis, 07 Agustus 2025 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dihantam Gelombang! Kapal Cepat Bawa 23 Penumpang dan 5 ABK Tenggelam di Perairan Gianyar Bali
"Kesaksian dari masyarakat, awalnya dikira sebatang kayu yang mengambang, tapi ketika dibawa gelombang dan mendekati pinggir pantai, baru disadari bahwa itu adalah sesosok tubuh. Masyarakat yang melihat itu lalu berteriak meminta bantuan," jelasnya.
Setelah menerima informasi penemuan, tim SAR gabungan yang saat itu sedang melakukan penyisiran darat langsung merapat ke lokasi. Selanjutnya dari pihak keluarga diberikan kesempatan untuk mengenali jenasah, dan dapat dipastikan itu adalah korban kecelakaan kapal cepat Bali Dolphin. Setelah ditemukan, selanjutnya jenasah korban dievakuasi menuju ambulans BPBD Kota Denpasar, untuk dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.
Sebelumnya tim SAR gabungan sudah melaksanakan pencarian di seputaran lokasi kapal terbalik sejak pagi hari. Mereka dibagi menjadi SRU darat dan SRU laut. Kantor SAR Denpasar selanjutnya menggerakkan 1 unit Rigid Inflatable Boat dan melibatkan 7 personel tim SAR gabungan.
"Sementara itu, upaya membalikan posisi kapal dengan 1 alat berat tidak berhasil dilakukan, kemudian kami koordinasi kembali untuk mengirim bantuan 1 unit lagi, dan akhirnya dilakukan dengan menggunakan 2 unit alat berat," ungkapnya.
"Kesaksian dari masyarakat, awalnya dikira sebatang kayu yang mengambang, tapi ketika dibawa gelombang dan mendekati pinggir pantai, baru disadari bahwa itu adalah sesosok tubuh. Masyarakat yang melihat itu lalu berteriak meminta bantuan," jelasnya.
Setelah menerima informasi penemuan, tim SAR gabungan yang saat itu sedang melakukan penyisiran darat langsung merapat ke lokasi. Selanjutnya dari pihak keluarga diberikan kesempatan untuk mengenali jenasah, dan dapat dipastikan itu adalah korban kecelakaan kapal cepat Bali Dolphin. Setelah ditemukan, selanjutnya jenasah korban dievakuasi menuju ambulans BPBD Kota Denpasar, untuk dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.
Sebelumnya tim SAR gabungan sudah melaksanakan pencarian di seputaran lokasi kapal terbalik sejak pagi hari. Mereka dibagi menjadi SRU darat dan SRU laut. Kantor SAR Denpasar selanjutnya menggerakkan 1 unit Rigid Inflatable Boat dan melibatkan 7 personel tim SAR gabungan.
"Sementara itu, upaya membalikan posisi kapal dengan 1 alat berat tidak berhasil dilakukan, kemudian kami koordinasi kembali untuk mengirim bantuan 1 unit lagi, dan akhirnya dilakukan dengan menggunakan 2 unit alat berat," ungkapnya.
(shf)
Lihat Juga :