HMI Koorkom UMM Gelar Training Sekolah Kepengurusan, Tingkatkan Kepemimpinan
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Camat Kedungkandang, Fahmi Fauzan berpandangan, organisasi HMI sebagai organisasi kader maka seluruh kegiatannya selalu terhubung dan linier dengan proses-proses perkaderan mengingat bahwa perkaderan adalah jantung organisasi HMI. "Untuk itulah tugas dari para pengurus menjaga bagaimana jantung HMI dalam hal ini proses perkaderan tetap berdetak dan berdegup," katanya.
Pemateri lain, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang M Nurul Humaidi mengatakan, pengurus harus memahami dan menjalankan peran utamanya sebagai mahasiwa dengan baik. Sebab bagaimana bisa seorang pengurus dapat mengurusi orang lain sedangkan dirinya sendiri tidak bisa diurusi. Baca juga: SBY: Dunia Krisis Kepemimpinan, Multilateralisme Harus Diperkuat
"Harapannya kegiatan Training Sekolah Kepengurusan HMI Koorkom UMM ini dapat memberikan spirit dan pemahaman terhadap pengurus dalam menjalankan tugas dan wewenangnya bukan saja menjadi seorang aktivis, melainkan juga menjadi seorang akademisi yang tuntas," tukasnya.
Diketahui, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 26-27 Juli ini, diikuti peserta yang mendapat legitimasi. Mereka antara lain, presidium komisariat dan/atau calon presidium komisariat terhitung 2 bulan menuju (ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, ketua bidang, wakil sekretaris umum, wakil ketua bidang dan wakil bendahara umum).
Pemateri lain, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang M Nurul Humaidi mengatakan, pengurus harus memahami dan menjalankan peran utamanya sebagai mahasiwa dengan baik. Sebab bagaimana bisa seorang pengurus dapat mengurusi orang lain sedangkan dirinya sendiri tidak bisa diurusi. Baca juga: SBY: Dunia Krisis Kepemimpinan, Multilateralisme Harus Diperkuat
"Harapannya kegiatan Training Sekolah Kepengurusan HMI Koorkom UMM ini dapat memberikan spirit dan pemahaman terhadap pengurus dalam menjalankan tugas dan wewenangnya bukan saja menjadi seorang aktivis, melainkan juga menjadi seorang akademisi yang tuntas," tukasnya.
Diketahui, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 26-27 Juli ini, diikuti peserta yang mendapat legitimasi. Mereka antara lain, presidium komisariat dan/atau calon presidium komisariat terhitung 2 bulan menuju (ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, ketua bidang, wakil sekretaris umum, wakil ketua bidang dan wakil bendahara umum).
(poe)
Lihat Juga :