Polrestabes Bandung Kembali Gerebek Gudang 1,5 Juta Obat Terlarang
Rabu, 30 Juli 2025 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
"Barang bukti yang di sita di Batununggal ini kurang lebih dengan jumlah 1.434.000 butir obat terlarang," kata Kapolrestabes didampingi Kasatresnarkoba AKBP Agah Sonjaya.
Kombes Budi menyatakan, selain menyita jutaan butir obat terlarang jenis Double Y dan Hexymer, polisi juga berhasil menangkap satu orang berinisial IB (42) yang berperan sebagai penjaga rumah kontrakan.
"Jadi pas kita lakukan pengerebekan alhamdulillah tersangkanya masih ada dan bisa kami tangkap. Sedangkan pelaku utama AZ sedang kami lakukan pengejaran. Saat ini DPO AZ terindikasi kabur ke Sumatera. Jadi kasus ini berkaitan dengan yang kami ungkap di Mekarwangi," ujar Kombes Budi.
Baca juga: Pimpin Pemusnahan 2 Ton Narkoba, Menko Polkam: Indonesia Harus Jadi Killing Ground bagi Bandar
Kapolrestabes menuturkan, obat terlarang ini diedarkan di beberapa daerah di Jabar, terutama Bandung. "Saya harapkan dengaan pengungkapan kasus ini, semoga mengurangi peredaran obat-obatan terlarang di Jabar dan Kota Bandung. Sekaligus menekan tingkat kriminalitas di Jabar dan Kota Bandung, khususnya begal, geng motor, tawuran dan lain-lain," tegas Kapolrestabes.
Kombes Budi menyatakan, selain menyita jutaan butir obat terlarang jenis Double Y dan Hexymer, polisi juga berhasil menangkap satu orang berinisial IB (42) yang berperan sebagai penjaga rumah kontrakan.
"Jadi pas kita lakukan pengerebekan alhamdulillah tersangkanya masih ada dan bisa kami tangkap. Sedangkan pelaku utama AZ sedang kami lakukan pengejaran. Saat ini DPO AZ terindikasi kabur ke Sumatera. Jadi kasus ini berkaitan dengan yang kami ungkap di Mekarwangi," ujar Kombes Budi.
Baca juga: Pimpin Pemusnahan 2 Ton Narkoba, Menko Polkam: Indonesia Harus Jadi Killing Ground bagi Bandar
Kapolrestabes menuturkan, obat terlarang ini diedarkan di beberapa daerah di Jabar, terutama Bandung. "Saya harapkan dengaan pengungkapan kasus ini, semoga mengurangi peredaran obat-obatan terlarang di Jabar dan Kota Bandung. Sekaligus menekan tingkat kriminalitas di Jabar dan Kota Bandung, khususnya begal, geng motor, tawuran dan lain-lain," tegas Kapolrestabes.
(shf)
Lihat Juga :