Gubernur Jabar Umumkan 3 Penumpang KRL Bogor-Jakarta Positif COVID-19
Senin, 04 Mei 2020 - 00:31 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan dengan adanya fakta baru terkait perkembangan kasus Covid-19 itu maka membuktikan potensi risiko penularan virus sangat tinggi di KRL Commuterline Bogor-Jakarta.
"Hal ini berarti bahwa ada potensi resiko yang menghantui warga bila bepergian memakai alat transportasi masal. Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki langkah agar potensi penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan," ujar Dedie yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor saat dikonfirmasi SINDOnews, Minggu (3/5).
Sekadar diketahui, berdasarkan data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor hingga pukul 14.00 WIB, Minggu (3/4) kasus baru terkonfirmasi positif bertambah tiga orang menjadi 91 orang, dibandingkan hari sebelumnya hanya 88 orang.
"Terdapat penambahan jumlah yang kemarin berjumlah 88 orang hari ini bertambah tiga orang menjadi 91 orang, dengan rincian pasien sembuh 13 orang, masih dalam perawatan 64 orang dan meninggal 14 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (3/5).
Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total berjumlah 195 kasus dengan rincian selesai/sembuh 62 orang, masih dalam pengawasan RS 96 orang dan meninggal dunia 37 orang.
"Hal ini berarti bahwa ada potensi resiko yang menghantui warga bila bepergian memakai alat transportasi masal. Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki langkah agar potensi penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan," ujar Dedie yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor saat dikonfirmasi SINDOnews, Minggu (3/5).
Sekadar diketahui, berdasarkan data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor hingga pukul 14.00 WIB, Minggu (3/4) kasus baru terkonfirmasi positif bertambah tiga orang menjadi 91 orang, dibandingkan hari sebelumnya hanya 88 orang.
"Terdapat penambahan jumlah yang kemarin berjumlah 88 orang hari ini bertambah tiga orang menjadi 91 orang, dengan rincian pasien sembuh 13 orang, masih dalam perawatan 64 orang dan meninggal 14 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (3/5).
Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total berjumlah 195 kasus dengan rincian selesai/sembuh 62 orang, masih dalam pengawasan RS 96 orang dan meninggal dunia 37 orang.
Lihat Juga :