Kolaborasi dan Komitmen untuk Kembangkan UMKM Jakarta Pusat
Rabu, 09 Juli 2025 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menggarisbawahi tiga hal penting bagi pelaku usaha muda, yakni harus fokus, mencari mentor, dan membuka diri terhadap kolaborasi. Menurutnya, terlalu banyak pengusaha muda kehilangan arah karena terlalu cepat berpindah bidang tanpa menyelesaikan yang sedang dijalani. Sementara itu, membuka akses terhadap pembinaan dan komunitas juga penting untuk menjadi penopang di tengah dinamika usaha.
Teguh menyebutkan bahwa sepanjang acara respons peserta sangat positif. “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan benar-benar apa yang kami harapkan bisa tersampaikan. Ini jadi gerbang awal kolaborasi, terutama dengan komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lain,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan untuk ke depannya. Oleh karenanya, dalam waktu dekat, timnya merancang program pelatihan intensif untuk 10–15 pelaku UMKM yang dinilai memiliki komitmen tinggi.
Mereka akan didampingi oleh anggota HIPMI Jaya dan praktisi lapangan, dengan harapan bisa disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Teguh menambahkan bahwa kegiatan berikutnya akan difokuskan di lingkungan UMKM itu sendiri, dengan pendekatan fasilitasi dan penguatan koneksi antar pelaku usaha.
“Tujuannya jelas, kami berharap bisa membantu mereka untuk scale up. Sehingga diharapkan ketika nanti ada acara lanjutan, mereka sudah siap. Sudah terlatih, punya produk yang kuat, dan punya keberanian masuk pasar lebih luas, bahkan bertemu investor,” katanya.
Dengan semangat pengusaha muda, Teguh ingin menjadikan BPC HIPMI Jakarta Pusat sebagai rumah kolaborasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan pengusaha muda hari ini. Teguh ingin membuka jalan baru bagi regenerasi wirausaha muda yang tidak hanya berani memulai, tapi juga bertahan dan berkembang.
Teguh menyebutkan bahwa sepanjang acara respons peserta sangat positif. “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan benar-benar apa yang kami harapkan bisa tersampaikan. Ini jadi gerbang awal kolaborasi, terutama dengan komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lain,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan untuk ke depannya. Oleh karenanya, dalam waktu dekat, timnya merancang program pelatihan intensif untuk 10–15 pelaku UMKM yang dinilai memiliki komitmen tinggi.
Mereka akan didampingi oleh anggota HIPMI Jaya dan praktisi lapangan, dengan harapan bisa disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Teguh menambahkan bahwa kegiatan berikutnya akan difokuskan di lingkungan UMKM itu sendiri, dengan pendekatan fasilitasi dan penguatan koneksi antar pelaku usaha.
“Tujuannya jelas, kami berharap bisa membantu mereka untuk scale up. Sehingga diharapkan ketika nanti ada acara lanjutan, mereka sudah siap. Sudah terlatih, punya produk yang kuat, dan punya keberanian masuk pasar lebih luas, bahkan bertemu investor,” katanya.
Dengan semangat pengusaha muda, Teguh ingin menjadikan BPC HIPMI Jakarta Pusat sebagai rumah kolaborasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan pengusaha muda hari ini. Teguh ingin membuka jalan baru bagi regenerasi wirausaha muda yang tidak hanya berani memulai, tapi juga bertahan dan berkembang.
(shf)
Lihat Juga :