Kolaborasi dan Komitmen untuk Kembangkan UMKM Jakarta Pusat
Rabu, 09 Juli 2025 - 21:20 WIB
loading...
HIPMI Jaya menyelenggarakan acara Level Up, Jakpus! yang menjadi ajang temu pelaku UMKM, komunitas, Karang Taruna, dan pemangku kepentingan di Jakarta Pusat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - UMKM di Jakarta Pusat terus berjuang untuk bertahan dan tumbuh di tengah tekanan ekonomi dan tantangan regenerasi pelaku usaha. Tidak sedikit dari mereka yang masih berjalan sendiri, menghadapi persoalan legalitas, akses pasar, dan keterbatasan pendampingan.
Di sisi lain, potensi besar anak muda untuk menjadi motor ekonomi lokal belum sepenuhnya terfasilitasi oleh ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.
Baca juga: Majukan UMKM, HIPMI Jaya Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov Jakarta
Melihat kondisi tersebut, sebagai rangkaian dari program Pemilihan Ketua Umum BPC HIPMI Se-Jakarta Raya, HIPMI Jaya menyelenggarakan acara “Level Up, Jakpus!”. Kegiatan ini menjadi ajang temu pelaku UMKM, komunitas, Karang Taruna, dan pemangku kepentingan kota yang digelar di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (7/7/2025).
Kegiatan ini mengangkat semangat kolaborasi menuju Jakarta Kota Global, sekaligus memperlihatkan komitmen baru untuk menjadikan Jakarta Pusat sebagai pusat gerak wirausaha muda.
Calon Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Pusat, Teguh Agung Hartanto, menyampaikan bahwa acara ini tidak sekadar seremoni, tapi awal dari gerakan kerja bersama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan satu pesan yang nyata. Kami hadir bukan hanya untuk pemerintah, tapi siap bekerja, siap berkolaborasi, dan siap bertumbuh bersama,” ujar Teguh.
Baca juga: Baca juga: Mendagri Pastikan Wapres Gibran Tak Bakal Menetap di Papua
Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menceritakan diskusinya dengan Karang Taruna Jakarta Pusat yang menginspirasi.
Ia melihat semangat kemandirian yang kuat di kalangan pemuda, yang tidak ingin hanya menunggu bantuan, tapi ingin menciptakan usaha sendiri.
“Harapan itu bisa tumbuh, asal dirangkul. Bisnis kecil bisa tumbuh besar, asalkan ada ruang buat belajar bareng, saling dukung, dan saling tarik ke atas. Jadi bukan cuma teori, tapi juga bisa tempat yang aman untuk bertumbuh bersama,” ungkapnya.
Ia juga menggarisbawahi tiga hal penting bagi pelaku usaha muda, yakni harus fokus, mencari mentor, dan membuka diri terhadap kolaborasi. Menurutnya, terlalu banyak pengusaha muda kehilangan arah karena terlalu cepat berpindah bidang tanpa menyelesaikan yang sedang dijalani. Sementara itu, membuka akses terhadap pembinaan dan komunitas juga penting untuk menjadi penopang di tengah dinamika usaha.
Teguh menyebutkan bahwa sepanjang acara respons peserta sangat positif. “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan benar-benar apa yang kami harapkan bisa tersampaikan. Ini jadi gerbang awal kolaborasi, terutama dengan komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lain,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan untuk ke depannya. Oleh karenanya, dalam waktu dekat, timnya merancang program pelatihan intensif untuk 10–15 pelaku UMKM yang dinilai memiliki komitmen tinggi.
Mereka akan didampingi oleh anggota HIPMI Jaya dan praktisi lapangan, dengan harapan bisa disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Teguh menambahkan bahwa kegiatan berikutnya akan difokuskan di lingkungan UMKM itu sendiri, dengan pendekatan fasilitasi dan penguatan koneksi antar pelaku usaha.
“Tujuannya jelas, kami berharap bisa membantu mereka untuk scale up. Sehingga diharapkan ketika nanti ada acara lanjutan, mereka sudah siap. Sudah terlatih, punya produk yang kuat, dan punya keberanian masuk pasar lebih luas, bahkan bertemu investor,” katanya.
Dengan semangat pengusaha muda, Teguh ingin menjadikan BPC HIPMI Jakarta Pusat sebagai rumah kolaborasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan pengusaha muda hari ini. Teguh ingin membuka jalan baru bagi regenerasi wirausaha muda yang tidak hanya berani memulai, tapi juga bertahan dan berkembang.
Di sisi lain, potensi besar anak muda untuk menjadi motor ekonomi lokal belum sepenuhnya terfasilitasi oleh ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.
Baca juga: Majukan UMKM, HIPMI Jaya Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov Jakarta
Melihat kondisi tersebut, sebagai rangkaian dari program Pemilihan Ketua Umum BPC HIPMI Se-Jakarta Raya, HIPMI Jaya menyelenggarakan acara “Level Up, Jakpus!”. Kegiatan ini menjadi ajang temu pelaku UMKM, komunitas, Karang Taruna, dan pemangku kepentingan kota yang digelar di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (7/7/2025).
Kegiatan ini mengangkat semangat kolaborasi menuju Jakarta Kota Global, sekaligus memperlihatkan komitmen baru untuk menjadikan Jakarta Pusat sebagai pusat gerak wirausaha muda.
Calon Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Pusat, Teguh Agung Hartanto, menyampaikan bahwa acara ini tidak sekadar seremoni, tapi awal dari gerakan kerja bersama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan satu pesan yang nyata. Kami hadir bukan hanya untuk pemerintah, tapi siap bekerja, siap berkolaborasi, dan siap bertumbuh bersama,” ujar Teguh.
Baca juga: Baca juga: Mendagri Pastikan Wapres Gibran Tak Bakal Menetap di Papua
Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menceritakan diskusinya dengan Karang Taruna Jakarta Pusat yang menginspirasi.
Ia melihat semangat kemandirian yang kuat di kalangan pemuda, yang tidak ingin hanya menunggu bantuan, tapi ingin menciptakan usaha sendiri.
“Harapan itu bisa tumbuh, asal dirangkul. Bisnis kecil bisa tumbuh besar, asalkan ada ruang buat belajar bareng, saling dukung, dan saling tarik ke atas. Jadi bukan cuma teori, tapi juga bisa tempat yang aman untuk bertumbuh bersama,” ungkapnya.
Ia juga menggarisbawahi tiga hal penting bagi pelaku usaha muda, yakni harus fokus, mencari mentor, dan membuka diri terhadap kolaborasi. Menurutnya, terlalu banyak pengusaha muda kehilangan arah karena terlalu cepat berpindah bidang tanpa menyelesaikan yang sedang dijalani. Sementara itu, membuka akses terhadap pembinaan dan komunitas juga penting untuk menjadi penopang di tengah dinamika usaha.
Teguh menyebutkan bahwa sepanjang acara respons peserta sangat positif. “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan benar-benar apa yang kami harapkan bisa tersampaikan. Ini jadi gerbang awal kolaborasi, terutama dengan komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lain,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan untuk ke depannya. Oleh karenanya, dalam waktu dekat, timnya merancang program pelatihan intensif untuk 10–15 pelaku UMKM yang dinilai memiliki komitmen tinggi.
Mereka akan didampingi oleh anggota HIPMI Jaya dan praktisi lapangan, dengan harapan bisa disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Teguh menambahkan bahwa kegiatan berikutnya akan difokuskan di lingkungan UMKM itu sendiri, dengan pendekatan fasilitasi dan penguatan koneksi antar pelaku usaha.
“Tujuannya jelas, kami berharap bisa membantu mereka untuk scale up. Sehingga diharapkan ketika nanti ada acara lanjutan, mereka sudah siap. Sudah terlatih, punya produk yang kuat, dan punya keberanian masuk pasar lebih luas, bahkan bertemu investor,” katanya.
Dengan semangat pengusaha muda, Teguh ingin menjadikan BPC HIPMI Jakarta Pusat sebagai rumah kolaborasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan pengusaha muda hari ini. Teguh ingin membuka jalan baru bagi regenerasi wirausaha muda yang tidak hanya berani memulai, tapi juga bertahan dan berkembang.
(shf)
Lihat Juga :