Perusakan Rumah Singgah Sukabumi Tindakan Intoleran dan Melanggar Hukum

Jum'at, 04 Juli 2025 - 19:02 WIB
loading...
A A A
Marshall menegaskan, tindakan ini membuktikan masalah utama bukan lagi aturan atau izin rumah ibadah, melainkan watak sosial sebagian warga yang tak mau menerima keberagaman. Menurut Marshall, masyarakat hari ini terlalu sibuk beribadah, tapi lupa bagaimana bersikap adil.

“Apa artinya doa, kalau hati kita penuh benci? Apa gunanya sembahyang, kalau kita merasa pantas mengusir sesama manusia dari rumahnya sendiri hanya karena ia menyanyikan lagu pujian dalam keyakinan yang berbeda,” ucapnya.

Marshall juga menyayangkan bagaimana tindakan ini menciptakan trauma kolektif. Anak-anak yang ketakutan, perempuan yang menangis, dan keluarga yang dihina hanya karena mereka berbeda, semua itu menyisakan luka yang tak bisa ditebus dengan permintaan maaf.

“Jangan biarkan ini menjadi budaya. Jangan biarkan anak-anak tumbuh dengan pelajaran bahwa kekerasan bisa dibenarkan bila dilakukan bersama-sama, apalagi atas nama agama,” katanya.

“Kalau masyarakat masih merasa boleh merusak rumah orang karena ibadahnya berbeda, maka bangsa ini tidak sedang maju, tapi mundur menuju zaman kegelapan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi...
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi Keagamaan di Era Modern
Pemotor Halangi Ambulans...
Pemotor Halangi Ambulans yang Berujung Perusakan di Depok Jadi Tersangka
Polda Riau Ungkap Kasus...
Polda Riau Ungkap Kasus Perusakan Mangrove di Meranti
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
DPR Sahkan RUU Perlindungan...
DPR Sahkan RUU Perlindungan Saksi dan Korban Jadi UU
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Berita Terkini
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved