Sosok Letda Abu Yamin, Perwira TNI AL Lantamal Surabaya yang Dikeroyok 15 Orang di Terminal Arjosari Malang
Senin, 30 Juni 2025 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dulu kan berhentinya di patung Ken Dedes, terus dijemput pulang ke rumah. Kalau sekarang kan bus tidak boleh nurunkan penumpang di situ, jadi masuk terminal kemarin ayah itu ketemu sama temannya asongan di situ," tuturnya.
Baca juga: Perwira TNI AL Dikeroyok Preman di Terminal Arjosari Malang, Begini Kronologinya
Saat bertemu dengan teman lamanya yang berjualan di Terminal Arjosari Malang, pihak keluarga juga sempat dikabari dan diminta menjemputnya agak malam, meski ia telah tiba dari Surabaya. Memang sosok Letda Abu Yamin disebut mengenal banyak orang di Terminal Arjosari Malang.
"Waktu itu baru datang di terminal, nunggu jemputan, tapi ketemu sama teman lamanya yang asongan di situ, akhirnya ngopi di situ. Sempat bilang juga mau ngopi dulu, nanti kalau sudah dikabari lagi," tuturnya.
Saat tengah nongkrong dan ngopi itu diduga ada oknum juru panggil penumpang (jupang) bus yang memintai uang lebih banyak ke kru bus. Dari sanalah korban disebut Fadholi, sempat mengingatkan ke oknum jupang itu, agar tidak menarik uang lebih banyak ke kru bus. Setelah diingatkan, oknum jupang itu langsung pergi, dan dikira permasalahan sudah selesai.
"Ternyata nggak terima dia, datang ada teman-temannya, ternyata ada yang nggak terima, dikeroyok 15 orang, dikerumunin gitu. Ada temannya yang mau nolong ditendang sama yang ngeroyok itu, ada kru bus juga mau melerai ditendang," tuturnya.
Pihak keluarga sendiri sempat curiga karena Abu Yakin tidak segera mengabari kembali setelahnya. Kemudian ada anggota kepolisian yang datang ke rumah keluarga, dan memberi tahu bahwa Abu Yamin dikeroyok sejumlah orang, serta dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Baca juga: Perwira TNI AL Dikeroyok Preman di Terminal Arjosari Malang, Begini Kronologinya
Saat bertemu dengan teman lamanya yang berjualan di Terminal Arjosari Malang, pihak keluarga juga sempat dikabari dan diminta menjemputnya agak malam, meski ia telah tiba dari Surabaya. Memang sosok Letda Abu Yamin disebut mengenal banyak orang di Terminal Arjosari Malang.
"Waktu itu baru datang di terminal, nunggu jemputan, tapi ketemu sama teman lamanya yang asongan di situ, akhirnya ngopi di situ. Sempat bilang juga mau ngopi dulu, nanti kalau sudah dikabari lagi," tuturnya.
Saat tengah nongkrong dan ngopi itu diduga ada oknum juru panggil penumpang (jupang) bus yang memintai uang lebih banyak ke kru bus. Dari sanalah korban disebut Fadholi, sempat mengingatkan ke oknum jupang itu, agar tidak menarik uang lebih banyak ke kru bus. Setelah diingatkan, oknum jupang itu langsung pergi, dan dikira permasalahan sudah selesai.
"Ternyata nggak terima dia, datang ada teman-temannya, ternyata ada yang nggak terima, dikeroyok 15 orang, dikerumunin gitu. Ada temannya yang mau nolong ditendang sama yang ngeroyok itu, ada kru bus juga mau melerai ditendang," tuturnya.
Pihak keluarga sendiri sempat curiga karena Abu Yakin tidak segera mengabari kembali setelahnya. Kemudian ada anggota kepolisian yang datang ke rumah keluarga, dan memberi tahu bahwa Abu Yamin dikeroyok sejumlah orang, serta dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Lihat Juga :