Sosok Letda Abu Yamin, Perwira TNI AL Lantamal Surabaya yang Dikeroyok 15 Orang di Terminal Arjosari Malang
Senin, 30 Juni 2025 - 16:18 WIB
loading...
Lokasi kejadian pengeroyokan perwira TNI AL, Letda Abu Yamin oleh 15 orang pelaku di Terminal Arjosari Malang, Jawa Timur. Foto/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Sosok perwira TNI Angkatan Laut (AL) yang dikeroyok oleh 15 orang pelaku di Terminal Arjosari Malang menjadi perhatian masyarakat. Korban diketahui bernama Letda Abu Yamin, yang bertugas di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Tanjung Perak, Surabaya.
Dari informasi yang dihimpun SindoNews, korban memang sudah berdinas lama di sana, bahkan sejak berstatus bintara hingga naik ke perwira. Selama bertugas itu korban kerap pulang pergi Surabaya - Malang.
Baca juga: Update! Perwira TNI AL Ternyata Dikeroyok 15 Orang di Terminal Arjosari Malang
Muhammad Fadholi, menantu Letda Abu Yamin menjelaskan, bila mertuanya memang sejak awal bintara bertugas di Lantamal V Surabaya, meski rumahnya di Kota Malang. Biasanya mertuanya pulang pergi sepekan sekali ketika akhir pekan atau hari libur.
"Sejak dulu tugasnya di situ di Lantamal, kalau dulu pernah pulang pergi Surabaya - Malang setiap hari. Tapi sekarang seminggu sekali pulang Sabtu Minggu pulang, rumahnya asli sini Malang," kata Muhammad Fadholi ditemui di rumah korban, Senin (30/6/2025).
Rumahnya yang berjarak tidak ada satu kilometer, dan kerap kali melakukan perjalanan dengan bus membuat Abu Yamin mengenal sejumlah orang di Terminal Arjosari Malang. Bahkan beberapa kali ia kerap main dan sekedar nongkrong di Terminal Arjosari Malang.
Dari informasi yang dihimpun SindoNews, korban memang sudah berdinas lama di sana, bahkan sejak berstatus bintara hingga naik ke perwira. Selama bertugas itu korban kerap pulang pergi Surabaya - Malang.
Baca juga: Update! Perwira TNI AL Ternyata Dikeroyok 15 Orang di Terminal Arjosari Malang
Muhammad Fadholi, menantu Letda Abu Yamin menjelaskan, bila mertuanya memang sejak awal bintara bertugas di Lantamal V Surabaya, meski rumahnya di Kota Malang. Biasanya mertuanya pulang pergi sepekan sekali ketika akhir pekan atau hari libur.
"Sejak dulu tugasnya di situ di Lantamal, kalau dulu pernah pulang pergi Surabaya - Malang setiap hari. Tapi sekarang seminggu sekali pulang Sabtu Minggu pulang, rumahnya asli sini Malang," kata Muhammad Fadholi ditemui di rumah korban, Senin (30/6/2025).
Rumahnya yang berjarak tidak ada satu kilometer, dan kerap kali melakukan perjalanan dengan bus membuat Abu Yamin mengenal sejumlah orang di Terminal Arjosari Malang. Bahkan beberapa kali ia kerap main dan sekedar nongkrong di Terminal Arjosari Malang.
Lihat Juga :