Pandemi COVID-19, Ada Konsep Hybrid di Borobudur Marathon 2020
Rabu, 09 September 2020 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
"Sementara untuk di Borobudur, nantinya kami mengundang para atlet profesional untuk ikut lari di Borobudur , dengan jumlah 30-40 orang. Tentunya, pelaksanannya dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," jelasnya.
Ia menegaskan, keputusan untuk tetap melaksanakan Borobudur Marathon tidaklah mudah. Meski sempat ragu untuk melaksanakan, namun dengan pertimbangan yang matang, akhirnya konsep hybrid yang diambil dalam ajang tahun ini.
"Dengan tetap dilaksanakan, harapan kami spirit untuk berlari masih ada. Event ini tidak akan hilang, meskipun dengan cara baru. Sekaligus, ini intuk edukasi, bagaimana kita beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi," imbuhnya.
Sebenarnya lanjut dia, sudah banyak atlet lari nasional yang kehilangan kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam ajang lomba lari. Karena pandemi, sejumlah event lari baik nasional maupun internasional dibatalkan. (Baca juga: Kecelakaan Kerja di RSI Unisma, 4 Tewas 6 Luka Parah )
"Sekelas Moh Zohri saja, yang tiap hari berlatih, tidak bisa tanding tahun ini, Ini sayang. Makanya, ketika kita bisa membuat lomba yang lebih bisa diterima, aman dari sisi kesehatan, harapan kita bisa memberikan ruang pada para pelari menggunakan trek dengan aman untuk tetap berprestasi. Pokoknya, terus berlari meski di tengah pandemi," pungkasnya.
Ia menegaskan, keputusan untuk tetap melaksanakan Borobudur Marathon tidaklah mudah. Meski sempat ragu untuk melaksanakan, namun dengan pertimbangan yang matang, akhirnya konsep hybrid yang diambil dalam ajang tahun ini.
"Dengan tetap dilaksanakan, harapan kami spirit untuk berlari masih ada. Event ini tidak akan hilang, meskipun dengan cara baru. Sekaligus, ini intuk edukasi, bagaimana kita beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi," imbuhnya.
Sebenarnya lanjut dia, sudah banyak atlet lari nasional yang kehilangan kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam ajang lomba lari. Karena pandemi, sejumlah event lari baik nasional maupun internasional dibatalkan. (Baca juga: Kecelakaan Kerja di RSI Unisma, 4 Tewas 6 Luka Parah )
"Sekelas Moh Zohri saja, yang tiap hari berlatih, tidak bisa tanding tahun ini, Ini sayang. Makanya, ketika kita bisa membuat lomba yang lebih bisa diterima, aman dari sisi kesehatan, harapan kita bisa memberikan ruang pada para pelari menggunakan trek dengan aman untuk tetap berprestasi. Pokoknya, terus berlari meski di tengah pandemi," pungkasnya.
Lihat Juga :