Danrem 151 Brigjen TNI Antoninho Sebut Peran Penting Komsos untuk Mencegah Konflik
Senin, 16 Juni 2025 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Brigjen TNI Antoninho menyebut dengan adanya kegiatan Komsos tersebut diharapkan masyarakat sadar sehingga ke depan dapat mencegah segala bentuk provokasi negatif dari pihak-pihak tertentu yang ingin menghasut masyarakat dengan informasi atau berita tidak benar, baik dari media sosial atau informasi berantai yang belum diketahui kebenarannya.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Danrem 151 Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Emas 2045
“Kegiatan ini cukup bagus dan lancar. Kami berharap melalui kegiatan ini semoga dapat membangun sinergitas dan semangat kerja sama yang integratif antara Korem 151/Binaiya, Polda, Pemda dan seluruh komponen masyarakat sehingga dapat terwujud keterpaduaan yang optimal dalam mencegah konflik sosial di wilayah Maluku," katanya.
Brigjen TNI Antoninho menyebut konflik sosial bisa terjadi karena perbedaan pendapat, kepentingan, atau latar belakang. Namun, melaui materi wawasan kebangsaan ada beberapa cara untuk mencegah konflik sosial dan menjaga harmoni dalam masyarakat. Di antaranya, menjaga komunikasi yang baik dengan saling mendengarkan dan berbicara dengan penuh hormat dapat menghindari kesalahpahaman.
Membangun toleransi dan rasa hormat dengan menghargai perbedaan budaya, agama, dan pandangan hidup membantu menciptakan lingkungan yang damai. “Menyelesaikan masalah secara damai jika terjadi perselisihan, upayakan penyelesaian dengan dialog dan mediasi,” katanya.
Termasuk mengenali potensi konflik sejak dini memahami faktor-faktor yang bisa memicu konflik memungkinkan tindakan pencegahan lebih awal. “Membangun sistem peringatan dini di mana masyarakat dapat mengembangkan mekanisme untuk mendeteksi dan menangani konflik sebelum berkembang lebih,” katanya.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Danrem 151 Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Emas 2045
“Kegiatan ini cukup bagus dan lancar. Kami berharap melalui kegiatan ini semoga dapat membangun sinergitas dan semangat kerja sama yang integratif antara Korem 151/Binaiya, Polda, Pemda dan seluruh komponen masyarakat sehingga dapat terwujud keterpaduaan yang optimal dalam mencegah konflik sosial di wilayah Maluku," katanya.
Brigjen TNI Antoninho menyebut konflik sosial bisa terjadi karena perbedaan pendapat, kepentingan, atau latar belakang. Namun, melaui materi wawasan kebangsaan ada beberapa cara untuk mencegah konflik sosial dan menjaga harmoni dalam masyarakat. Di antaranya, menjaga komunikasi yang baik dengan saling mendengarkan dan berbicara dengan penuh hormat dapat menghindari kesalahpahaman.
Membangun toleransi dan rasa hormat dengan menghargai perbedaan budaya, agama, dan pandangan hidup membantu menciptakan lingkungan yang damai. “Menyelesaikan masalah secara damai jika terjadi perselisihan, upayakan penyelesaian dengan dialog dan mediasi,” katanya.
Termasuk mengenali potensi konflik sejak dini memahami faktor-faktor yang bisa memicu konflik memungkinkan tindakan pencegahan lebih awal. “Membangun sistem peringatan dini di mana masyarakat dapat mengembangkan mekanisme untuk mendeteksi dan menangani konflik sebelum berkembang lebih,” katanya.
Lihat Juga :