Banjir Rob di Sayung, Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Desak Perhatian Pemerintah

Senin, 16 Juni 2025 - 13:16 WIB
loading...
Banjir Rob di Sayung,...
Banjir rob yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah sudah berlangsung bertahun-tahun. Kondisi ini meresahkan masyarakat sekaligus menjadi perhatian serius PCNU Demak. Foto: Ist
A A A
DEMAK - Banjir rob yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah sudah berlangsung bertahun-tahun. Kondisi ini meresahkan masyarakat sekaligus menjadi perhatian serius PCNU Demak.

Tokoh masyarakat Demak di Jakarta Hasan Fatoni berharap Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Anggoro yang hadir dalam istighasah yang diadakan PCNU Demak, Minggu (15/5/2025) dapat membantu menuntaskan rob di Demak, khususnya di Kecamatan Sayung.

“Kita bekerja saling kolaborasi menghasilkan satu rumusan dan kerja konkret. Tidak usah menghiraukan yang tidak penting,” ujar Hasan yang menjabat Wakil Ketua Umum Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN), Senin (16/5/2025).

Baca juga: Jalur Pantura Demak Terendam Banjir Rob, Arus Mudik Tersendat

Dia mengajak semua pihak berkomitmen dan berkontribusi untuk Kota Demak. "Kami akan wakafkan diri dengan segala waktu, tenaga, energi, dan semua yang ada untuk bagaimana Demak maju. Dengan separuh waktu yang masih kita miliki, selesai aktivitas kerja, mari terus kita lakukan khidmah dan kontribusikan bagi Kabupaten Demak,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pembina Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Mayjen TNI (Purn) Hartomo mengungkapkan banjir rob dikarenakan naiknya air laut ke daerah daratan. Hal ini terjadi karena wilayah daratan di kawasan pantai yang lebih rendah.

"Ada beberapa cara menyelesaikan banjir rob di antaranya dengan mengosongkan daerah itu dan memindahkan penduduknya ke daerah yang dataran lebih tinggi a membuat bendungan laut (seperti negara Belanda), hanya dengan cara itu yang bisa dilakukan," ujarnya.

Menurut Hartomo, perlu diperhatikan juga kualitas daerah yang kena rob. Apakah memang lokasinya merupakan daerah yang sangat vital. Misalnya daerah itu merupakan pusat pemerintahan atau pusat industri strategis yaitu merupakan suatu daerah yang harus kita pertahankan.

"Solusi terbaik dibangun bendungan laut, tetapi kalau itu merupakan daerah permukiman biasa, maka yang paling rendah kan costnya adalah pindahkan secara massal penghuninya," kata mantan Kabais TNI ini.

Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat Demak di Jakarta Prof Dr Hanif Nurcholis. Rob memang merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pengaruh gaya gravitasi bumi dan bulan terhadap permukaan laut.

Namun, ketika fenomena ini berdampak pada hilangnya sejumlah desa, terendamnya ribuan hektare tambak dan sawah, rusaknya fasilitas sosial dan fasilitas umum, tenggelamnya ribuan rumah setiap hari, serta lumpuhnya akses jalan nasional Semarang-Demak secara rutin, maka ini bukan lagi sekadar gejala alam biasa.

Dia menyebut hal ini adalah bencana nasional yang nyata dan terus berlangsung. "Kami menegaskan bahwa negara tidak boleh tinggal diam," ujar Guru Besar Universitas Terbuka ini.

Dia berharap pemerintah menetapkan Sayung sebagai kawasan terdampak bencana rob permanen yang memerlukan penanganan lintas sektor dan lintas tingkat pemerintahan.

Selain itu, menyusun dan melaksanakan rencana induk (masterplan) penanganan rob berbasis mitigasi jangka panjang dan adaptasi perubahan iklim. Kemudian, melindungi hak-hak warga negara yang kehilangan rumah, lahan mata pencaharian dan akses layanan dasar akibat bencana rob yang terus terjadi.

Lalu, mengalokasikan anggaran khusus untuk normalisasi wilayah, relokasi yang manusiawi dan pemulihan infrastruktur yang terdampak.

"Kami menyerukan kepada Presiden, Gubernur Jawa Tengah, dan Bupati Demak untuk menunjukkan keberpihakan dan tanggung jawab konstitusional kepada rakyat Sayung dan wilayah sekitarnya. Lindungi rakyat. Segera bertindak. Jangan tunggu semuanya tenggelam," kata Hanif yang juga Ketua Dewan Pakar dan Litbang PDBN ini.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved