Tim Pengmas Unair Dampingi Peternak dan Warga dalam Pemberdayaan Berbasis Pentahelix
Minggu, 15 Juni 2025 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Desar Dukuhmencek adalah salah satu desa yang menyimpan potensi sektor peternakan yang dapat menarik banyak pengunjung. Desa yang terletak di Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember ini, juga terkenal dengan potensi pertanian dan peternakan yang melimpah.
“Namun, setelah Covid-19 melanda, Desa Dukuhmencek sempat mengalami penurunan di sektor pertanian dan peternakan. Alhasil, potensi sektor peternakan menjadi tidak signifikan, namun mengalami kenaikan kembali setelah pandemi, dan potensi di sektor pertanian dan peternakan dapat digali lebih lanjut, karena dengan adanya program-program seperti ini,” ujar Kepala Desa Dukuhmencek.
Berbagai upaya telah banyak dilakukan Desa Dukuhmencek untuk kembali mempertahankan potensi desa yang ada. Namun, belum membuahkan hasil yang memuaskan. Banyak hambatan yang masih dimiliki oleh Desa Dukuhmencek, di antaranya terkait permasalahan yang terdapat di bidang produksi dan manajemen usaha peternakan.
Kurangnya pemahaman masyarakat terkait penggunaan teknologi dan sistem manajemen pegternakan yang baik di era sekarang ini juga menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan bisnis di sana. Harapannya, dengan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilakukan tim Unair, akan memberikan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.
Pengmas ini juga menekankan pentingnya kolaborasi berbasis pentahelix dari berbagai pihak seperti akademisi, pemerintah, swasta, dan masyarakat, sehingga tidak hanya bergantung pada Pokdarwis saja, agar dapat memperoleh sumber bantuan misalnya dalam bentuk dukungan regulasi, sumber daya modal, dan bentuk lainnya.
“Namun, setelah Covid-19 melanda, Desa Dukuhmencek sempat mengalami penurunan di sektor pertanian dan peternakan. Alhasil, potensi sektor peternakan menjadi tidak signifikan, namun mengalami kenaikan kembali setelah pandemi, dan potensi di sektor pertanian dan peternakan dapat digali lebih lanjut, karena dengan adanya program-program seperti ini,” ujar Kepala Desa Dukuhmencek.
Berbagai upaya telah banyak dilakukan Desa Dukuhmencek untuk kembali mempertahankan potensi desa yang ada. Namun, belum membuahkan hasil yang memuaskan. Banyak hambatan yang masih dimiliki oleh Desa Dukuhmencek, di antaranya terkait permasalahan yang terdapat di bidang produksi dan manajemen usaha peternakan.
Kurangnya pemahaman masyarakat terkait penggunaan teknologi dan sistem manajemen pegternakan yang baik di era sekarang ini juga menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan bisnis di sana. Harapannya, dengan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilakukan tim Unair, akan memberikan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.
Pengmas ini juga menekankan pentingnya kolaborasi berbasis pentahelix dari berbagai pihak seperti akademisi, pemerintah, swasta, dan masyarakat, sehingga tidak hanya bergantung pada Pokdarwis saja, agar dapat memperoleh sumber bantuan misalnya dalam bentuk dukungan regulasi, sumber daya modal, dan bentuk lainnya.
(rca)
Lihat Juga :