Tim Pengmas Unair Dampingi Peternak dan Warga dalam Pemberdayaan Berbasis Pentahelix

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:14 WIB
loading...
Tim Pengmas Unair Dampingi...
Universitas Airlangga (Unair) didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) melakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Foto/Istimewa
A A A
JEMBER - Universitas Airlangga ( Unair ) didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) melakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Pengmas ini dengan agenda sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi terkait pemberdayaan peternakan di Desa Dukuhmencek yang berorientasi untuk membawa warga dan peternak lebih berdaya dan berdampak.

Hal ini sejalan dengan target utama Kabupaten Jember yang sedang memiliki program pemberdayaan peternakan, sebagai bagian dari Rencana Strategis (Renstra) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan 2021-2026. Program sosialisasi ini dilakukan pada Sabtu, 14 Juni 2025 dengan targetnya yaitu warga dan peternak yang merupakan masyarakat yang memiliki perhatian tinggi di bidang peternakan di Desa Sukorambi.

Pengmas ini dihadiri Dr. Miyayu Soneta Sofyan drh., M.Vet. selaku dosen sekaligus pemateri dari Fakultas Kedokteran Hewan serta beberapa mahasiswa S2 dan S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Program Studi Teknologi Veteriner Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Yakni Bintang, Arva, Nisma, Najla, Dini, Sutan, Zidan, Nizar, Pandu, Alifiah.

Baca juga: Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisainstek Puji Fakultas Vokasi Unair



Miyayu Soneta Sofyan mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini khususnya berfokus pada peningkatan pemahaman warga dan peternak terkait implementasi pemberian pakan yang lebih baik, manajemen kandang dan kebersihan lingkungan peternakan, produksi dan pemasaran kompos, serta standar operasional dalam mengelola peternakan.

“Kegiatan sosialiasi, pelatihan, dan penerapan teknologi juga dihadiri oleh Kepala Babinsa dan Kepala Desar Dukuhmencek,” ujarnya.

Kepala Desa Dukuhmencek dalam hal ini berpendapat bahwa kegiatan ini memberi manfaat besar bagi masyarakat setempat, selain menambah pemahaman dan wawasan tentang pakan ternak, juga praktik pemberian pakan yang benar. Hal itu agar warga dan peternak bisa memperluas pemahaman dan kemampuan terkait dengan sektor peternakan, sesuai dengan prinsip dasar ilmu kedokteran hewan, dan best practice yang ada di dunia peternakan saat ini.

Pemateri memberikan pemagaman tambahan mengenai sifat-sifat kambing, seperti selektif dalam memilih hijauan pakan, manfaat konsentrat dalam pakannya, agar pertumbuhannya lebih bagus. Hal tersebut dikarenakan jika dibiasakan, kambing juga mau makan rumput, tidak bosan dengan hijauan yang sama.

Pengmas ini diikuti oleh 20 peserta dengan hasil peningkatan pemahaman peserta terkait dengan pemahaman dan penerapan pemberian pakan yang bernutrisi untuk domba diatas 60% dari nilai rata-rata pos- test dan pre-test. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini diharapkan akan semakin banyak warga dan peternak di Desa Dukuhmencek yang menyadari pentingnya metode pemberian pakan yang bernutrisi untuk hewan.

Desar Dukuhmencek adalah salah satu desa yang menyimpan potensi sektor peternakan yang dapat menarik banyak pengunjung. Desa yang terletak di Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember ini, juga terkenal dengan potensi pertanian dan peternakan yang melimpah.

“Namun, setelah Covid-19 melanda, Desa Dukuhmencek sempat mengalami penurunan di sektor pertanian dan peternakan. Alhasil, potensi sektor peternakan menjadi tidak signifikan, namun mengalami kenaikan kembali setelah pandemi, dan potensi di sektor pertanian dan peternakan dapat digali lebih lanjut, karena dengan adanya program-program seperti ini,” ujar Kepala Desa Dukuhmencek.

Berbagai upaya telah banyak dilakukan Desa Dukuhmencek untuk kembali mempertahankan potensi desa yang ada. Namun, belum membuahkan hasil yang memuaskan. Banyak hambatan yang masih dimiliki oleh Desa Dukuhmencek, di antaranya terkait permasalahan yang terdapat di bidang produksi dan manajemen usaha peternakan.

Kurangnya pemahaman masyarakat terkait penggunaan teknologi dan sistem manajemen pegternakan yang baik di era sekarang ini juga menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan bisnis di sana. Harapannya, dengan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilakukan tim Unair, akan memberikan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.

Pengmas ini juga menekankan pentingnya kolaborasi berbasis pentahelix dari berbagai pihak seperti akademisi, pemerintah, swasta, dan masyarakat, sehingga tidak hanya bergantung pada Pokdarwis saja, agar dapat memperoleh sumber bantuan misalnya dalam bentuk dukungan regulasi, sumber daya modal, dan bentuk lainnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Seskab Teddy Borong...
Seskab Teddy Borong 35 Sapi Boyolali, Peternak Lokal: Alhamdulillah Sangat Terbantu
FKH Unair Gelar Pengmas,...
FKH Unair Gelar Pengmas, Jadikan Desa Palembon Bojonegoro sebagai Sentra Bebek
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Tingkatkan Pendapatan...
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Lombok dan Bandung, Astra Bersama Kampus Kembangkan Potensi Lokal
Kisah Willem Assem,...
Kisah Willem Assem, Perjuangkan Martabat Orang Asli Papua dari Parlemen
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Rekomendasi
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved