Kisah Raja Majapahit Hayam Wuruk Gagal Persunting Putri Sunda Akibat Perang Bubat
Rabu, 11 Juni 2025 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Pararaton, Wikramawardhana mempunyai seorang adik perempuan bernama Bhre Lasem dengan paraban sang "alemu" alias si gendut. Putri Lasem sang "alemu" diperistri oleh Bhre Wirabhumi. Jadi, Wirabhumi adalah ipar Wikramawardana. Lain dari itu, Wirabhumi dijadikan anak angkat Bhre Daha, mamak Hayam Wuruk.
Bhre Wirabhumi memerintah di bagian Timur sekitar Blambangan. Sedangkan, Kusumawardhani dengan suaminya memerintah di Majapahit. Sepeninggal Hayam Wuruk, Wikramawardhana yang memegang tampuk pimpinan pemerintahan dengan sebutan Hyang Wisesa.
Pada tahun Saka 1322 atau tahun Masehi 1400, Raja Wikramawardhana menjadi bagawan atau pendeta. Majapahit diperintah oleh seorang rani atau prabu stri. Tidak jelas siapa yang dimaksud dengan istilah prabu stri atau rani itu.
Istilah itu dapat ditafsirkan Kusumawardhani yang memang mempunyai hak atas takhta dan mahkota kerajaan sebagai putri Hayam Wuruk. Tetapi, dapat juga ditafsirkan putri Suhita yang lahir dari perkawinan antara Kusumawardhani dan Wikramawardhana.
Pada tahun Masehi 1401, timbul perselisihan antara Wikramawardhana dan Wirabhumi. Tiga tahun kemudian pecah perang antara Majapahit dan Blambangan. Lamanya perang dua tahun, dari tahun 1404 sampai 1406. Perang antara Majapahit dan Blambangan ini disebut Paregreg. Dalam perang Paregreg ini terjadi peristiwa yang agak aneh.
Bhre Wirabhumi memerintah di bagian Timur sekitar Blambangan. Sedangkan, Kusumawardhani dengan suaminya memerintah di Majapahit. Sepeninggal Hayam Wuruk, Wikramawardhana yang memegang tampuk pimpinan pemerintahan dengan sebutan Hyang Wisesa.
Pada tahun Saka 1322 atau tahun Masehi 1400, Raja Wikramawardhana menjadi bagawan atau pendeta. Majapahit diperintah oleh seorang rani atau prabu stri. Tidak jelas siapa yang dimaksud dengan istilah prabu stri atau rani itu.
Istilah itu dapat ditafsirkan Kusumawardhani yang memang mempunyai hak atas takhta dan mahkota kerajaan sebagai putri Hayam Wuruk. Tetapi, dapat juga ditafsirkan putri Suhita yang lahir dari perkawinan antara Kusumawardhani dan Wikramawardhana.
Pada tahun Masehi 1401, timbul perselisihan antara Wikramawardhana dan Wirabhumi. Tiga tahun kemudian pecah perang antara Majapahit dan Blambangan. Lamanya perang dua tahun, dari tahun 1404 sampai 1406. Perang antara Majapahit dan Blambangan ini disebut Paregreg. Dalam perang Paregreg ini terjadi peristiwa yang agak aneh.
(jon)
Lihat Juga :