Kisah Raja Majapahit Hayam Wuruk Gagal Persunting Putri Sunda Akibat Perang Bubat

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:42 WIB
loading...
Kisah Raja Majapahit...
Raja Majapahit Hayam Wuruk gagal menikahi gadis cantik Sunda bernama Dyah Pitaloka Citraresmi. Perang Bubat menjadi penyebab kegagalan Hayam Wuruk menikahi sang gadis putri Raja Sunda itu. Foto: Ist
A A A
RAJAMajapahit Hayam Wuruk gagal menikahi gadis cantik Sunda bernama Dyah Pitaloka Citraresmi. Perang Bubat menjadi penyebab kegagalan Hayam Wuruk menikahi sang gadis putri Raja Sunda itu.

Kakawin Nagarakretagama menjelaskan bagaimana Hayam Wuruk setelah Perang Bubat. Perang tersebut selesai pada tahun Saka 1279 dengan Candra Sangkala sanga-turangga-paksawani atau tahun Masehi 1357, Prabu Hayam Wuruk akhirnya menikah dengan putri Bhra Parameswara, Paduka Sori. Dari perkawinan itu lahir Kusumawardani atau Bhre Lasem.

Baca juga: Kisah Cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka, Mitos Larangan Pernikahan Jawa dan Sunda

Dari Pararaton diperoleh berita bahwa Hayam Wuruk dari selir memperoleh seorang putra bernama Bhre Wirabhumi. Namun, karena Wirabhumi lahir dari selir, dia tidak berhak atas takhta kerajaan.

Kusumawardhani yang akan mewarisi takhta dan mahkota kerajaan memperlemah kedudukan Kerajaan Majapahit sesudah pemerintahan Hayam Wuruk mangkat pada tahun Saka 1311 atau tahun Masehi 1389, 25 tahun sesudahnya Gajah Mada turun hubungan Kerajaan Majapahit mulai retak.

Dikutip dari "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara" karya sejarawan Prof Slamet Muljana, Kusumawardhani menikah dengan Wikramawardhana, kepala pengadilan tinggi di Majapahit. Nama Wikramawardhana tercatat dalam Kakawin Nagarakretagama pupuh 6/3 dan 7/4.

Dia adalah putra Bhre Lasem, sedangkan Lasem adalah adik perempuan sang Prabu, Demikianlah Wikramawardhana merupakan kemenakan prabu Hayam Wuruk. Wikramawardhana dan Kusumawardhani atau Nagarawardhani adalah saudara sepupu.

Menurut Pararaton, Wikramawardhana mempunyai seorang adik perempuan bernama Bhre Lasem dengan paraban sang "alemu" alias si gendut. Putri Lasem sang "alemu" diperistri oleh Bhre Wirabhumi. Jadi, Wirabhumi adalah ipar Wikramawardana. Lain dari itu, Wirabhumi dijadikan anak angkat Bhre Daha, mamak Hayam Wuruk.

Bhre Wirabhumi memerintah di bagian Timur sekitar Blambangan. Sedangkan, Kusumawardhani dengan suaminya memerintah di Majapahit. Sepeninggal Hayam Wuruk, Wikramawardhana yang memegang tampuk pimpinan pemerintahan dengan sebutan Hyang Wisesa.

Pada tahun Saka 1322 atau tahun Masehi 1400, Raja Wikramawardhana menjadi bagawan atau pendeta. Majapahit diperintah oleh seorang rani atau prabu stri. Tidak jelas siapa yang dimaksud dengan istilah prabu stri atau rani itu.

Istilah itu dapat ditafsirkan Kusumawardhani yang memang mempunyai hak atas takhta dan mahkota kerajaan sebagai putri Hayam Wuruk. Tetapi, dapat juga ditafsirkan putri Suhita yang lahir dari perkawinan antara Kusumawardhani dan Wikramawardhana.

Pada tahun Masehi 1401, timbul perselisihan antara Wikramawardhana dan Wirabhumi. Tiga tahun kemudian pecah perang antara Majapahit dan Blambangan. Lamanya perang dua tahun, dari tahun 1404 sampai 1406. Perang antara Majapahit dan Blambangan ini disebut Paregreg. Dalam perang Paregreg ini terjadi peristiwa yang agak aneh.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan...
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Klaim Rumah Sarwendah: Mengapa Cicilan Masih Dibayar Ruben?
Berita Terkini
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved